RSS

alam mulai murka

ayo mari kita jaga alam kita,

well, sebagai pemegang puncak kekuasaan dimuka bumi, sudah seharusnya kita sebagai manusia untuk menjaga dan merawt bumi yang mulai tua dan saki-sakitan, jangan kita pelihara kenaifan yang ada pada manusia yang sudah sangat kronis, apakah kita tega melihat anak cucu kita kelak tampa mengenal pohon pisang atau malah daun ubi yang saat ini kita kosumsi setiap hari. ayo jaga lingkungan untuk anak cucu kita kelak ^_^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 13, 2010 in mawas diri

 

Tag:

Geudeu-geudeu warisan aceh yang dilupakan kaum muda

 

budaya aceh

 

Tekhnik Permainan Geudeu-geudeu

Geudeu adalah olah raga keras. Kisah kelahirannya berawal dari usaha mengasah ketahanan mental dan jiwa laskar kerajaan. Lamat-lamat olah raga adu fisik jadi tontonan umum.

Di Pidie Jaya, dahulunya, ketika masa luah blang (pasca panen-red) atau saat purnama, geudeu-geudeu kerap dipertandingkan. Pemuda berbadan kejar berbondong-bondong mengikutinya, meski tak ada hadiah selain badan yang lembam.

Hadiahnya nyatanya sering tak berwujud, hanya sebuah kebanggaan belaka yang jadi pemuas bagi petarung yang menang. Adu fisik ini hanya sekedar pleh bren alias mengendurkan otot-otot yang tegang melalui pertarungan. Kebanggaan lainnya, sering dianggap perkasa dan menjadi lirikan ujung mata para gadis kampung.

Sebagai olah raga keras, petarung geudeu-geudeu harus memiliki ketahanan fisik dan mental yang kuat, tahan pukul dan bantingan lawan. Selain itu petarung geudeu-geudeu juga dituntut kesabaran dan ketabahan. Di sinilah emosi diolah. Bila emosi petarung tidak stabil, maka bisa berakhibat fatal..

Kesabaran para pemain diuji dengan berbagai lontaran kata-kata kasar dan provokasi dari para penonton. Karena itu pula, sepanjang sejarah pertarungan geudeu-geudeu, belum pernah terjadi pertarungan di luar arena. Artinya, sikap sportif para pemain sangat tinggi. Meski di arena mereka babak belur dan bonyok, tapi di luar arena itu dianggap sebagai sebuah kewajaran. Bila ada yang mengalami patah tulang, atau terkilir, itu bukan urusan panitia acara, tapi si petarung sendiri yang harus mengobati cederanya sendiri. Semua berjalan begitu sportif.

Akhir tahun 1980-an, geudeu-geudeu masih sering dipertunjukkan di Beuracan, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Biasanya pertarungan ini dibagi dalam dua katagori, yakni antar pribadi dan antar perwakilan kampung. Siapa pun boleh ikut, syaratnya berani dan mampu menahan pukulan serta hempasan lawan.

Pada masa konflik bergejolak di Aceh, pertarungan itu hampirs elama tiga dekade tidak dilaksanakan. Kini pascadamai, olah raga ketangkasan tersebut dipertandingkan kembali setiap masa habis panen padi di sawah (masa luwah blang).

Sistimnya, para petarung terlebih dahulu diundi untuk memilih lawan tanding. Petarung pertama tampil ke arena untuk menantang dua petarung lainnya. Arena biasanya terbuat dari jerami yang berfungsi sebagai matras. Hal ini untuk mencegah cedera para petarung saat dibanting dan dihempas lawan.

Petarung pertama yang menentang dua lawan disebut ureueng tueng (orang yang menantang-red). Sedangkan petarung yang ditantang yang berjumlah dua orang tadi, disebut sebagai ureueng pok (orang yang menyerang-red). Ketika diserang, petarung pertama akan memukul dan menghempas dua petarung lain yang menyerangnya.

Pada babak ke dua, posisi pemain dibalik. Posisi tueng akan berlaih ke pok, begitu juga sebaliknya. Hal ini terus berlangsung dalam limit waktu tertentu (ronde-red). Sampai salah satu pihak menang.

Lazimnya sebuah pertandingan, geudeu-geudeu juga dipimpin oleh beberapa orang wasit, yang disebut sebagai ureung seumeugla (juri pelerai-red) yang biasanya berjumlah empat atau lima orang. Para juri tersebut juga merupakan orang orang yang tangkas dan kuat, sehingga mampu melerai para petarung.

Biasanya yang menjadi ureung seumegla tersebut merupakan para mantan petarung geudeu-geudeu itu sendiri, yang memiliki pengalaman dan insting soal geudeu-geudeu. Seorang wasit geudeu-geudeu bisa melihat apakah petarung itu memukul dengan sikap profesionalisme atau emosional. Karena antara professional dan emosional petarung itulah wasit berperan menentukan kapan sebuah pertarungan harus dihentikan.

Sebagai sebuah olah raga keras, adalah hal yang lumrah, jika para petarung geudeu-geudeu banyak mengalami luka atau lembam dan memar akibat pukulan dan bantingan lawan. Tak aneh, bila olah raga ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang berbadan kekar.

Zaman dahulu, sebelum pejuang Aceh menuju medan perang, mereka memainkan geudeu-geudeu sebagai hiburan sekaligus pemicu semangat juang. Dewasa ini, geudeu-geudeu, nyaris tidak pernah dipertunjukkan lagi, terakhir hanya digelar pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) bulan Agustus 2004 lalu, di Stadion Lampineung, Banda Aceh, itu pun hanya simulasi untuk menarik pengunjung semata. Padahal geudeu-geudeu merupakan olah raga keras yang telah menjadi tradisi di Aceh.

Dalam hadih maja, orang Aceh mengenal istilah peunajoh timphan, piasan rapai. Bagaimana kerasnya tabuhan rapai, begitulah kerasnya budaya Aceh. Dan geudeu-geudeu salah satunya

Tekhnik Permainan Geudeu-geudeu

Geudeu adalah olah raga keras. Kisah kelahirannya berawal dari usaha mengasah ketahanan mental dan jiwa laskar kerajaan. Lamat-lamat olah raga adu fisik jadi tontonan umum.

Di Pidie Jaya, dahulunya, ketika masa luah blang (pasca panen-red) atau saat purnama, geudeu-geudeu kerap dipertandingkan. Pemuda berbadan kejar berbondong-bondong mengikutinya, meski tak ada hadiah selain badan yang lembam.

Hadiahnya nyatanya sering tak berwujud, hanya sebuah kebanggaan belaka yang jadi pemuas bagi petarung yang menang. Adu fisik ini hanya sekedar pleh bren alias mengendurkan otot-otot yang tegang melalui pertarungan. Kebanggaan lainnya, sering dianggap perkasa dan menjadi lirikan ujung mata para gadis kampung.

Sebagai olah raga keras, petarung geudeu-geudeu harus memiliki ketahanan fisik dan mental yang kuat, tahan pukul dan bantingan lawan. Selain itu petarung geudeu-geudeu juga dituntut kesabaran dan ketabahan. Di sinilah emosi diolah. Bila emosi petarung tidak stabil, maka bisa berakhibat fatal..

Kesabaran para pemain diuji dengan berbagai lontaran kata-kata kasar dan provokasi dari para penonton. Karena itu pula, sepanjang sejarah pertarungan geudeu-geudeu, belum pernah terjadi pertarungan di luar arena. Artinya, sikap sportif para pemain sangat tinggi. Meski di arena mereka babak belur dan bonyok, tapi di luar arena itu dianggap sebagai sebuah kewajaran. Bila ada yang mengalami patah tulang, atau terkilir, itu bukan urusan panitia acara, tapi si petarung sendiri yang harus mengobati cederanya sendiri. Semua berjalan begitu sportif.

Akhir tahun 1980-an, geudeu-geudeu masih sering dipertunjukkan di Beuracan, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Biasanya pertarungan ini dibagi dalam dua katagori, yakni antar pribadi dan antar perwakilan kampung. Siapa pun boleh ikut, syaratnya berani dan mampu menahan pukulan serta hempasan lawan.

Pada masa konflik bergejolak di Aceh, pertarungan itu hampirs elama tiga dekade tidak dilaksanakan. Kini pascadamai, olah raga ketangkasan tersebut dipertandingkan kembali setiap masa habis panen padi di sawah (masa luwah blang).

Sistimnya, para petarung terlebih dahulu diundi untuk memilih lawan tanding. Petarung pertama tampil ke arena untuk menantang dua petarung lainnya. Arena biasanya terbuat dari jerami yang berfungsi sebagai matras. Hal ini untuk mencegah cedera para petarung saat dibanting dan dihempas lawan.

Petarung pertama yang menentang dua lawan disebut ureueng tueng (orang yang menantang-red). Sedangkan petarung yang ditantang yang berjumlah dua orang tadi, disebut sebagai ureueng pok (orang yang menyerang-red). Ketika diserang, petarung pertama akan memukul dan menghempas dua petarung lain yang menyerangnya.

Pada babak ke dua, posisi pemain dibalik. Posisi tueng akan berlaih ke pok, begitu juga sebaliknya. Hal ini terus berlangsung dalam limit waktu tertentu (ronde-red). Sampai salah satu pihak menang.

Lazimnya sebuah pertandingan, geudeu-geudeu juga dipimpin oleh beberapa orang wasit, yang disebut sebagai ureung seumeugla (juri pelerai-red) yang biasanya berjumlah empat atau lima orang. Para juri tersebut juga merupakan orang orang yang tangkas dan kuat, sehingga mampu melerai para petarung.

Biasanya yang menjadi ureung seumegla tersebut merupakan para mantan petarung geudeu-geudeu itu sendiri, yang memiliki pengalaman dan insting soal geudeu-geudeu. Seorang wasit geudeu-geudeu bisa melihat apakah petarung itu memukul dengan sikap profesionalisme atau emosional. Karena antara professional dan emosional petarung itulah wasit berperan menentukan kapan sebuah pertarungan harus dihentikan.

Sebagai sebuah olah raga keras, adalah hal yang lumrah, jika para petarung geudeu-geudeu banyak mengalami luka atau lembam dan memar akibat pukulan dan bantingan lawan. Tak aneh, bila olah raga ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang berbadan kekar.

Zaman dahulu, sebelum pejuang Aceh menuju medan perang, mereka memainkan geudeu-geudeu sebagai hiburan sekaligus pemicu semangat juang. Dewasa ini, geudeu-geudeu, nyaris tidak pernah dipertunjukkan lagi, terakhir hanya digelar pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) bulan Agustus 2004 lalu, di Stadion Lampineung, Banda Aceh, itu pun hanya simulasi untuk menarik pengunjung semata. Padahal geudeu-geudeu merupakan olah raga keras yang telah menjadi tradisi di Aceh.

Dalam hadih maja, orang Aceh mengenal istilah peunajoh timphan, piasan rapai. Bagaimana kerasnya tabuhan rapai, begitulah kerasnya budaya Aceh. Dan geudeu-geudeu salah satunya

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 10, 2011 in tausiyah

 

KARAKTER BANGSA INI

Karakter Bangsa Indonesia
Sumber: Berita Iptek

Karakter bangsa; kata yang selalu muncul dan seringkali menjadi penutup diskusi perihal penyebab keterpurukan Bangsa Indonesia di berbagai bidang. Bukan hal baru untuk menyatakan bahwa karakter bangsa kita, ekstrimnya, sedang berada di titik nadir. Saya sangat meyakini bahwa perbaikan karakter bangsa merupakan satu kunci terpenting agar bangsa yang besar jumlah penduduknya ini bisa keluar dari krisis dan menyongsong nasibnya yang baru.
Pergilah ke kantor-kantor yang berurusan dengan pelayanan publik, pasar, hingga jalan raya; dan bandingkan dengan kondisi tempat yang sama di negara maju, anda akan bisa memaklumi puisi Taufik Ismail yang bertajuk Malu (Aku) Menjadi Bangsa Indonesia. Tak perlu gerah dan membuat puisi tandingan, gunakan cermin besar untuk melihat keseharian bangsa kita (yang tentu saja turut menelanjangi diri sendiri). Masih ada, jelas, bagian dari bangsa kita yang berkarakter mulia; hanya sayang, jumlahnya masih minoritas.
Sudah Habis Teori di Gudang; demikian ungkapan Professor Mahfud MD menjawab pertanyaan mahasiswanya tentang teori apa lagi yang bisa digunakan untuk membawa bangsa ini keluar dari krisis (Kompas, 11 Oktober 2005). Bangsa kita memang gudangnya teoritikus, yang nampak garang dan gagah manakala mendiskusikan dan merumuskan sebuah konsep, namun hampir menjadi nihil, bahkan bertotak belakang dalam aplikasinya. Tidak sesuainya kata dan perbuatan, demikian ungkapan dai-dai kondang kita yang berusaha mencari solusi bagi bangsa.
Menjadi lebih menyedihkan lagi manakala kita melihat ke dalam dan menemui bahwa mayoritas komponen bangsa kita mengklaim dirinya sebagai bangsa yang religius. Banyak sudah orang mengatakan bahwa nilai-nilai religiusitas yang diyakini menjadi bagian integral Bangsa Indonesia justru diaplikasikan dalam keseharian oleh bangsa maju yang notabene sekuler. Bangsa kita gagal dalam melakukan internalisasi nilai-nilai luhur yang berasal dari Tuhan menjadi perilaku keseharian. Sedangkan bangsa lain memeras otak mereka dan menghasilkan prinsip hidup yang terealisir. Nilai-nilai luhur bangsa kita jelas lebih unggul, karena berasal dari Tuhan; perlu usaha keras dan luarbiasa untuk melakukan internalisasi. Tidak perlu malu untuk mengakui bahwa sebagian besar lembaga pendidikan kita, baik pendidikan formal ataupun non-formal, umum ataupun keagamaan, belum berhasil melakukan tugas utamanya: internalisasi nilai luhur menjadi perilaku.
Belum terlambat dan insya Allah tidak mustahil mengubah nasib Bangsa Indonesia. Jangan menunggu keajaiban datang dari langit. Seluruh komponen bangsa: Pemerintah, Legislatif, Yudikatif, Militer, Penegak Hukum, Swasta, dan Masyarakat harus bertekad kuat memperbaiki karakter bangsa melalui peran masing-masing. Tidak perlu membuat TAP MPR atau UU Karakter Bangsa – pengalaman menunjukkan bahwa banyak peraturan di bumi pertiwi yang hanya berhenti di lembaran negara.Zero defect harus menjadi prinsip utama seluruh komponen bangsa; baik untuk urusan kecil, seperti membuang sampah, hingga pengamanan harta negara.
Implementasi zero defect memerlukan kepemimpinan yang bersih, kuat, tegas, dan berstamina tinggi. Zero defect tidak mustahil untuk dilaksanakan, karena ini masalah pembiasaan. Zero defect bukan berarti mengingkari kodrat manusia yang memang tidak pernah bisa mencapai kesempurnaan; namun hal tersebut menjadi the ultimate goal yang patut digantungkan di dinding kantor-kantor pemerintahan. Sedikit penyimpangan terhadap zero defect yang masih berada dalam toleransi yang terukur bisa ditolerir dengan catatan adanya tekad bulat untuk kembali menuju ke zero defect.
Karena ini masalah pembiasaan, maka kunci terpentingnya ada di bidang pendidikan. Wajah pendidikan kontemporer kita, sebagai sebuah sistem yang tak bisa lepas dari rembesan nilai-nilai setempat, masih terlihat belum cemerlang. Secara umum, pendidikan di Indonesia belum menghasilkan lulusan berkarakter kuat. Tentu saja, ada di sana-sini pelaku pendidikan, baik individu ataupun lembaga yang berkarakter. Hanya saja jumlahnya masih minoritas.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Forum Rektor (Forek), dan berbagai pimpinan lembaga pendidikan formal dan non-formal perlu kembali mengingatkan kepada anggotanya tentang peran mulia dan strategis mereka dalam perubahan nasib bangsa. Tidak perlu menunggu implementasi UU Guru dan Dosen untuk memulai semua itu, karena entitas ini, Guru, Dosen, dan para pendidik pada umumnya, adalah para pahlawan bangsa. Sejarah kontemporer Indonesia akan mencatat dengan tinta emas peran para pendidik dalam keluarnya Indonesia dari krisis. Lingkaran setan yang membelit Bangsa Indonesia perlu segera diputus; dimulai dari para ksatria: Guru, Dosen, dan para pendidik. Kami menunggu kiprah anda semua.
Dirgahayu Bangsa Indonesia; selamat memasuki jalan panjang dan berliku menuju bangsa yang berkarakter.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 25, 2011 in mawas diri

 

budaya

Salah satu fungsi kebudayaan adalah untuk Memberikan layar sangat selektif Antara manusia dan dunia luar. Salah satu fungsi kebudayaan adalah untuk menyediakan layar sangat selektif antara manusia dan dunia luar. Dalam berbagai bentuk, budaya sehingga menunjuk apa yang Kami memperhatikan dan apa yang Kami abaikan (Hall: 1976:74). Dalam berbagai bentuk, budaya karena menunjukkan apa yang kita amati dan apa yang kita abaikan (Hall: 1976:74). Sebagai contoh, Hall bercerita tentang seorang pengusaha Amerika WHO terdaftar di sebuah hotel Jepang, Mereka mengatakan ia bermaksud untuk tinggal selama satu bulan. Sebagai contoh, Hall menceritakan kisah seorang pengusaha Amerika yang terdaftar di sebuah hotel Jepang, mengatakan kepada mereka ia bermaksud untuk tinggal selama satu bulan. Setelah 10 hari, tanpa pemberitahuan, ia pindah ke ruangan lain. Setelah 10 hari, tanpa pemberitahuan, ia pindah ke ruangan lain. Ia menemukan ini dengan kecelakaan dan terkejut menemukan bahwa semua item pribadinya telah ditempatkan di sekitar ruangan di Hampir posisi identik dengan Bahwa dalam mana ia meletakkan Them Apakah kamar yang pertama. Dia ditemukan ini dengan kecelakaan dan terkejut menemukan bahwa semua barang-barang pribadi telah ditempatkan di sekitar ruangan di posisi hampir identik dengan yang di mana ia telah menempatkan mereka ruang pertama. Tidak Berharap untuk membuat Repotnya, ia mengatakan apa-apa. Tidak ingin membuat masalah, ia mengatakan apa-apa. Yang mengejutkan, dia Dipindahkan dua kali lagi, SETIAP waktu tanpa pemberitahuan. Anehnya, ia akan dipindahkan dua kali lagi, setiap waktu tanpa pemberitahuan. Akhirnya, Pls ia kembali ke hotel, bukan hanya Meminta kunci kamarnya, dia Apakah bertanya apakah ia di Ruang Same. Akhirnya, ketika ia kembali ke hotel, tidak hanya meminta kunci ke kamarnya, ia akan menanyakan apakah ia berada di ruangan yang sama. Selama pekan lalu, dia Dipindahkan lagi, tapi kali ini ke hotel lain (Hall: 1976:50)! Selama pekan lalu, ia pindah lagi, tapi kali ini ke hotel lain (Hall: 1976:50)!

Dua variabel yang terkait dengan budaya yang terlibat di sini. Dua variabel yang terkait dengan budaya yang terlibat di sini. Satu Apakah Itu dalam masyarakat Barat, bergerak berhubungan dengan status – individu peringkat terendah adalah satu Moved. Salah satunya adalah bahwa dalam masyarakat Barat, gerakan terkait dengan status – individu peringkat terendah adalah satu dipindahkan. Kedua adalah pentingnya ruang. Kedua adalah pentingnya ruang. Cukup Menjadi teritorial, Barat Ingin untuk memastikan itu bergerak tidak Libatkan Pindah ke Ruang yang lebih kecil (Hall :1976:52-54). Karena sangat teritorial, Barat ingin memastikan bahwa langkah tersebut tidak melibatkan pindah ke ruang yang lebih kecil (Hall :1976:52-54). Sama Melihat situasi ini dari perspektif budaya Jepang, Pls seseorang memasuki sebuah hotel dia Menjadi Bagian dari keluarga. Melihat situasi yang sama dari perspektif budaya Jepang, ketika seseorang memasuki sebuah hotel ia adalah bagian dari sebuah keluarga. Sebagai anggota keluarga, hotel kaleng Mereka merasa tenang menggerakkan Anda jika diperlukan. Sebagai anggota keluarga, hotel diam-diam merasa mereka dapat menggerakkan Anda jika perlu. Mengambil kebebasan dengan sinyal akomodasi seperti Anda Itu milik Anda, bahwa Anda adalah anggota keluarga. kebebasan Mengambil dengan sinyal akomodasi Anda bahwa Anda berada, bahwa Anda adalah anggota keluarga. Namun, orang Jepang akrab dengan reaksi juga bergerak seperti itu telah di Barat. Namun, Jepang juga digunakan untuk memindahkan reaksi seperti itu di Barat. Mereka peka terhadap kenyataan itu Budaya Berinteraksi lain keras untuk menjadi Dipindahkan dan barang-barang yang mereka pribadi keluar mereka Tersentuh dengan izin. Mereka peka terhadap kenyataan bahwa budaya lain bereaksi keras untuk memindahkan dan memiliki barang-barang pribadi mereka keluar dari sentuhan dengan izin mereka. Banyak hotel WHO Cater untuk Barat mematuhi aturan-aturan budaya pengunjung dan tidak bergerak Apakah memikirkan orang (Hall: 1976:56). Banyak hotel yang memenuhi Barat mematuhi aturan-aturan budaya dan pengunjung tidak akan berpikir untuk memindahkan orang (Hall: 1976:56). Keakraban yang ditampilkan dalam contoh di atas adalah lebih mungkin, terjadi di sebuah hotel yang terletak jauh dari wilayah wisata normal. Keakraban ditunjukkan dalam contoh di atas adalah lebih mungkin terjadi di sebuah hotel yang terletak jauh dari kawasan wisata normal.

Di seluruh dunia, lingkungan Cocok telah diciptakan bagi wisatawan Mereka itu perisai dari realitas kehidupan rakyat. Di seluruh dunia, telah menciptakan lingkungan yang sesuai bagi wisatawan untuk melindungi mereka dari realitas kehidupan masyarakat. Wisatawan jarang tongkat sekitar untuk panjang, dan Mereka lebih bahagia jika terisolasi dari dampak penuh dari budaya asing (Hall: 1976:49). Wisatawan jarang tongkat sekitar untuk panjang, dan mereka lebih senang jika terisolasi dari dampak penuh dari budaya asing (Hall: 1976:49). Namun, dalam kasus yang dikutip di atas, gerakan dipaksa untuk hotel kedua ternyata menjadi berkat. Namun, dalam kasus yang dikutip di atas, gerakan terpaksa ke hotel kedua ternyata menjadi berkat. Pengusaha Amerika menemukan daerah sekitar hotel baru yang jauh lebih menarik dan otentik Than Itu sekitar hotel pertama. pengusaha Amerika menemukan daerah sekitar hotel baru yang jauh lebih menarik dan otentik dibandingkan dengan hotel pertama. Sebagai catatan Hall, SETIAP budaya memiliki bahasa sendiri ruang yang sama uniknya sebagai bahasa lisan: 1976:52 Hall-3). Sebagai catatan Hall, budaya masing-masing memiliki bahasa sendiri ruang sebagai unik sebagai bahasa lisan: 1976:52 Hall-3).

Di hotel Jepang, semua pengunjung diberikan jenis yang sama dari Bath Robe. Di hotel Jepang, semua pengunjung diberikan semacam jubah mandi. Ini bukan hanya hasil dari sebuah manajemen oportunistik menggunakan tamu untuk mengiklankan hotel. Ini bukan hanya hasil dari manajemen oportunistik digunakan untuk mengiklankan tamu hotel. Melainkan melambangkan Itu Apakah Anda pernah terdaftar di hotel, Anda adalah nara sumber tidak lagi orang luar. Melainkan melambangkan bahwa sekali Anda telah terdaftar di hotel, Anda adalah orang luar tidak lagi. Milik Anda. Yours. Anda Menjadi anggota keluarga, besar mobile. Anda menjadi anggota keluarga, besar mobile. Sebagai anggota keluarga, Anda akan diberikan yang lingkungan yang santai dan informal (Hall: 1976:56). Sebagai anggota keluarga, Anda akan diberikan sebuah lingkungan yang santai dan informal (Hall: 1976:56). Tapi ingat, tidak peduli seberapa informal atau Mei Anda merasa santai, makan-waktu tidak tepat untuk diskusi bisnis (Hall: 1987:108). Tapi ingat, tidak peduli seberapa informal atau santai Anda mungkin merasa, makan-waktu tidak cocok untuk diskusi bisnis (Hall: 1987:108).

Hal ini penting untuk Jepang Mampu menempatkan orang dalam suatu sistem sosial. Hal ini penting bagi Jepang untuk dapat menempatkan orang-orang dalam sistem sosial. Pada kenyataannya, adalah mustahil untuk Berinteraksi dengan orang lain jika Menempatkan hal ini tidak terjadi, karena itu persyaratan itu Bersamamu negara Anda berada pada kartu panggil: pertama, organisasi Anda bekerja untuk, kedua, Anda posisi dalam organisasi itu, kemudian, derajat anda, kehormatan yang Anda terima, diikuti oleh nama keluarga, nama yang diberikan dan alamat (Hall: 1976:58). Pada kenyataannya, tidak mungkin untuk berinteraksi dengan orang lain saat meletakkan hal ini tidak terjadi, maka persyaratan bahwa Anda menyatakan bahwa Anda berada pada kartu panggil: pertama, organisasi Anda bekerja untuk, kedua, posisi Anda dalam organisasi, kemudian, derajat anda, kehormatan yang Anda terima, diikuti oleh nama keluarga, diberi nama dan alamat (Hall: 1976:58).

Di Jepang ada dua belah pihak untuk semua orang – sisi, hangat close-terlibat ramah, yang tidak berdiri di atas upacara, dan publik, resmi, status sadar, sisi seremonial, yang adalah apa yang kebanyakan orang asing lihat. Di Jepang ada dua belah pihak untuk semua orang – pihak, yang terlibat dekat hangat ramah, yang tidak berdiri pada upacara, dan pejabat, publik, status sadar, sisi upacara, yang paling melihat apa yang asing. Kebanyakan Jepang merasa Cukup nyaman tentang sisi upacara kehidupan. Kebanyakan Jepang merasa sangat tidak nyaman tentang sisi upacara kehidupan. drive utama mereka adalah untuk bergerak dari berdiri di samping upacara ke sisi, intim ramah. drive utama mereka adalah untuk berpindah dari berdiri di samping upacara ke tangan, intim ramah. Pikirkan tentang praktek pria dan wanita tidur berdampingan Ramai bersama di lantai dalam satu ruangan, dan persahabatan dari Mandi komunal. Pikirkan tentang praktek pria dan wanita tidur berdampingan ramai bersama-sama di lantai dalam satu ruangan, mandi komunal dan persahabatan. komunikasi budaya Jepang Tampaknya penuh paradoks (Hall: 1976:59). komunikasi budaya Jepang tampaknya paradoksal (Hall: 1976:59). Ketika Mereka Berkomunikasi, terutama tentang hal penting, hal ini Sering Disebut tipuan oleh orang asing (Hall: 1976:56). Ketika mereka berkomunikasi, terutama tentang hal-hal penting, ini sering disebut tipuan oleh orang asing (Hall: 1976:56).

Hadiah sangat Penting untuk hadiah Jepang dan khususnya dari luar negeri. Hadiah sangat penting untuk hadiah Jepang dan terutama dari luar negeri. Mereka sangat menghargai minuman keras, permen, makanan, atau Kerajinan dari negara asing. Mereka benar-benar menghargai minuman keras, permen, makanan, atau kerajinan tangan dari negara asing. Jangan menolak hadiah, itu adalah penghinaan tertinggi. Jangan menolak hadiah, itu adalah penghinaan tertinggi. buku etiket Jepang DESCRIBE secara rinci jenis hadiah itu diharapkan dari orang-orang pada tingkat yang berbeda dalam hirarki sosial dan ekonomi, termasuk jumlah Bahwa Anda Harus Luangkan pada hadiah untuk orang dalam kategori yang berbeda (Hall: 1987:109). buku etiket Jepang menjelaskan secara rinci jenis hadiah yang diharapkan dari orang-orang pada tingkat yang berbeda dalam hirarki sosial dan ekonomi, termasuk jumlah yang harus Anda keluarkan untuk hadiah bagi orang-orang dalam kategori yang berbeda (Hall: 1987:109).

Ini pengamatan tentang Jepang simbolis dari berbagai perbedaan yang mempengaruhi komunikasi Antara Budaya. Ini pengamatan tentang Jepang simbolis berbagai perbedaan yang mempengaruhi komunikasi antar budaya. Namun, ada seperti banyak perbedaan dengan Budaya lainnya. Namun, ada adalah sebagai banyak perbedaan dengan budaya lain.

Jerman:

Jerman bukan melting pot dan masyarakat Jerman tidak mobile. Jerman bukan melting pot dan masyarakat Jerman tidak mobile. Mereka tinggal di wilayah geografis dan bahkan banyak rumah Sama untuk Generasi. Banyak tinggal di wilayah geografis mereka dan bahkan rumah yang sama selama beberapa generasi. Skala yang lebih kecil Than semuanya di Jerman di negara-negara Barat. Skala dari segala sesuatu lebih kecil di Jerman daripada di negara-negara Barat. Mereka mencintai luar ruangan, ruang terbuka dan harta hutan. Mereka mencintai luar ruangan, ruang terbuka dan properti hutan. Hiking merupakan olahraga yang populer (Hall: 1990:38). Hiking merupakan olahraga yang populer (Hall: 1990:38)
.

Untuk ruang Jerman adalah suci. Untuk ruang Jerman adalah suci. Rumah yang dilindungi oleh berbagai hambatan, pagar, dinding, pintu pagar yang solid, Shutters dan penyaringan untuk Mencegah intrusi visual atau auditori (Hall: 1990:38). Rumah ini dilindungi oleh berbagai hambatan, pagar, dinding, gerbang kokoh, daun jendela, dan penyaringan untuk mencegah intrusi visual atau auditori (Hall: 1990:38).

Jerman jarang mengundang orang Siapa yang bukan teman dekat dengan rumah mereka. Jerman jarang mengundang siapa saja yang tidak dekat teman-teman ke rumah mereka. Dianggap diundang adalah sebuah kehormatan. Yang akan diundang dianggap suatu kehormatan. Ketika Anda tiba membawa buket kecil untuk nyonya rumah (bukan yang Sampaikan mawar merah lampiran romantis). Ketika Anda tiba membawa sebuah karangan bunga kecil untuk nyonya rumah (bukan mawar merah yang menyampaikan lampiran romantis.) Bunga Harus membukanya sebelum disajikan (Hall: 1990:39). Bunga harus dibuka sebelum disajikan (Hall: 1990:39).

Posisi dalam Hal ini juga penting – misalnya, sebelah kanan merupakan tempat penghormatan (Hall: 1990:42). Posisi dalam hal ini juga penting – misalnya, hak adalah tempat rasa hormat (Hall: 1990:42). Jadi, dalam pengaturan tempat duduk atau hanya berjalan dari satu tempat ke tempat lain, orang senior atau pemimpin kelompok Harus ditempatkan di sebelah kanan. Jadi, dalam pengaturan tempat duduk atau hanya berjalan dari satu tempat ke tempat lain, orang senior atau pemimpin kelompok harus ditempatkan di sebelah kanan.

Jerman rasa privasi yang sangat kuat. Privasi rasa Jerman yang sangat kuat. Pelajari apa yang Dianggap pribadi dan tidak mengajukan pertanyaan Itu Mungkin ofensif. Pelajari apa yang dianggap pribadi dan tidak mengajukan pertanyaan yang mungkin ofensif. Amerika Merasa Bahwa Jerman tidak Berinteraksi dengan tetangga dan Jerman menganggap sebagai perilaku tidak ramah. Amerika merasa bahwa Jerman tidak berinteraksi dengan tetangga dan mempertimbangkan Jerman sebagai perilaku yang tidak ramah. teman-teman Jerman bertahun-tahun terus alamat SETIAP Mereka lain dengan nama yang terakhir: “Herr Schmidt” tidak “Walter”. teman Jerman selama bertahun-tahun terus saling menyapa dengan nama terakhir mereka: “Herr Schmidt” tidak “Walter”. Jerman berhati-hati untuk tidak sengaja menyentuh atau untuk mendorong Tanda-tanda keintiman. Jerman-hatilah untuk tidak sengaja menyentuh atau mendorong tanda-tanda keintiman. Di sisi lain, Mereka mempertahankan kontak mata langsung dalam percakapan untuk menunjukkan Mereka membayar perhatian. Di sisi lain, mereka mempertahankan kontak mata langsung dalam percakapan untuk menunjukkan mereka membayar perhatian. Namun, Jerman Siapa Bicara yang paling lembut dan kepada siapa orang lain menunda adalah satu untuk memperhatikan, bukan yang WHO membuat suara terbanyak. Namun, Jerman adalah yang paling lembut berbicara dan kepada siapa orang lain menunda adalah satu untuk membayar perhatian, tidak satu yang membuat suara terbanyak.

Order tema dominan dalam budaya Jerman. Order tema dominan dalam budaya Jerman. Ada ketertiban di Segala Hal, Termasuk ruang-Mereka sangat sensitif terhadap gangguan spasial. Ada urutan dalam segala sesuatu, termasuk ruang-mereka sangat sensitif terhadap gangguan spasial. Satu pengecualian untuk tertib adalah perilaku dalam garis untuk layanan, di toko-toko, di counter tiket, atau dalam pesawat boarding, terutama Nowhere ‘tidak ada penugasan kursi. Satu pengecualian untuk melakukan tertib sesuai untuk layanan, di toko-toko, di konter tiket, atau dalam pesawat terbang, terutama di mana tidak ada tugas kursi. Jerman tidak membentuk antrian melainkan kepada orang banyak dan mendorong dan kaleng sangat kasar. Jerman tidak membentuk antrian tetapi orang-orang dan mendorong dan dapat sangat kasar. Mereka tidak menghasilkan Pls seseorang mengatakan “Permisi.” Mereka tidak menghasilkan ketika seseorang mengatakan “Permisi”. tekad mereka untuk dilayani perlu menggantikan biasa mereka untuk Hindari kontak fisik. tekad mereka untuk melayani kebutuhan bersama mereka ke samping untuk menghindari kontak fisik. Namun, ini adalah pengecualian. Namun, ini adalah pengecualian. Umumnya, Jerman Mengharapkan organisasi dan ketertiban di All Things Harus segalanya direncanakan dengan hati-hati, diteliti secara menyeluruh dan dilaksanakan secara teratur (Hall :1990:39-42). Umumnya, Jerman mengharapkan organisasi dan ketertiban di semua semua-hal-hal harus direncanakan dengan cermat, mempelajari dengan hati-hati dan dilaksanakan secara teratur (Hall :1990:39-42).

Mereka memiliki drive yang kuat untuk kesesuaian dan benda keras Pls orang gagal Tanda Obey dan arah. Mereka memiliki drive yang kuat untuk objek kesesuaian dan keras ketika orang gagal untuk mematuhi tanda-tanda dan arah. Barat merasa Hal-hal Apakah Itu dimaksudkan untuk menjadi Digunakan, dan jika mereka tidak melayani tujuan yang berguna, Kami membuang Mereka. Barat merasa bahwa hal-hal yang dimaksudkan untuk digunakan, dan jika mereka melayani tujuan yang berguna, kita membuang mereka. Sikap Jerman Apakah Itu Hal-hal yang memiliki nilai intrinsik yang besar. Sikap Jerman adalah segala sesuatu yang memiliki nilai intrinsik yang besar. Kami merasa lalai jika Kami membeli buku-buku dan tidak membaca Them. Kami merasa lalai jika kita membeli buku-buku dan tidak membacanya. Tapi sungguh-sungguh Jerman merasa Bahwa Penting untuk memiliki sebuah buku bahkan jika seseorang tidak bisa membacanya Segera. Tapi Jerman akan merasa bahwa penting untuk memiliki buku tersebut bahkan jika seseorang tidak bisa membacanya segera. Penjualan buku hard-cover melebihi penjualan buku-buku novel di Jerman (Hall: 1990:46). Hard-cover penjualan buku melebihi penjualan buku-buku novel di Jerman (Hall: 1990:46).

Terkait dengan permintaan mereka untuk berkualitas tinggi, barang tahan lama adalah kebencian Jerman limbah. Sehubungan dengan permintaan mereka untuk kualitas tinggi, barang-barang tahan lama adalah kebencian Jerman limbah. Limbah adalah dosa, Seperti pemanasan, pendinginan dan pencahayaan Pls bangunan itu tidak diperlukan (Hall: 1990:46). Limbah adalah dosa, seperti pemanasan, pendinginan dan pencahayaan bangunan jika tidak diperlukan (Hall: 1990:46). Jerman adalah nilai-sadar dan selalu INSIST untuk mendapatkan nilai uang mereka itu. Jerman adalah nilai-sadar dan selalu menuntut untuk mendapatkan nilai untuk uang mereka. Jangan pernah mencoba untuk menjual barang-barang Mereka Yang Kurang dari kualitas tinggi. Jangan pernah mencoba untuk menjual barang-barang yang kurang daripada kualitas tinggi. Mereka menghargai, permintaan Bahkan, pengerjaan halus, desain dan bahan yang berkualitas tinggi. Mereka menghargai, bahkan permintaan, pengerjaan desain, halus dan bahan berkualitas tinggi.

Sebuah iklan televisi Itulah yang efektif di Amerika Serikat akan dari harus diterjemahkan ke dalam media cetak untuk mencapai Jerman. Sebuah iklan televisi yang efektif di AS harus diterjemahkan ke dalam media cetak untuk mencapai Jerman. Jerman berorientasi cetak, yang menjelaskan di bagian mengapa ada begitu sedikit iklan di TV Jerman (Hall: 1990:30). Jerman berorientasi cetak, yang menjelaskan mengapa ada beberapa iklan yang sangat sedikit di TV Jerman (Hall: 1990:30). Selain itu, Jerman selalu mencari apa yang “benar” dan angka Mereka adalah cara signaling Itu suatu produk adalah persis seperti yang telah diwakili. Selain itu, Jerman selalu mencari apa yang “benar” dan jumlah mereka adalah cara untuk menandakan bahwa produk adalah persis seperti yang diwakili. Jerman permintaan fakta, fakta dan fakta lebih. Jerman permintaan fakta, fakta dan fakta lebih.

PRANCIS:

Hal ini tidak Jarang bagi orang Amerika untuk mengalami kesulitan mendapatkan Prancis – bahkan orang-orang yang mereka tahu dan telah melakukan bisnis dengan-untuk menjawab pertanyaan, bahkan yang mendesak. Hal ini tidak biasa bagi Amerika untuk mengalami kesulitan mendapatkan Prancis – bahkan orang-orang yang mereka kenal dan telah melakukan bisnis dengan, untuk menjawab pertanyaan, bahkan mendesak. Kaleng ini akan menjengkelkan. Hal ini dapat mengganggu. Para Alasan banyak, tetapi kebanyakan harus dilakukan dengan pentingnya kontak manusia segera ke Prancis. Alasan banyak, tetapi kebanyakan harus melakukan dengan pentingnya kontak manusia langsung ke Prancis. Solusi itu berhasil Pls metode lain gagal adalah dengan menggunakan pengganti untuk relay pesan, agak Than mengandalkan surat atau panggilan telepon. Sebuah solusi sukses bila metode lain gagal adalah dengan menggunakan pengganti untuk relay pesan tersebut, daripada mengandalkan panggilan surat atau telepon. Mengapa? Mengapa? Karena surat dan panggilan telepon tidak cukup pribadi. Karena surat dan panggilan telepon tidak cukup pribadi. Jika Anda mengirim utusan ditempatkan dengan benar, seseorang yang individu Anda Mencoba untuk mencapai suka dan percaya dan menganggap Penting, Diperlukan Anda menambahkan sentuhan pribadi pada pesan Anda dan akan dari demikian rilis respon yang benar. Jika Anda mengirim utusan ditempatkan dengan benar, orang individu Anda mencoba untuk mencapai cinta dan percaya dan anggap penting, Anda menambahkan sentuhan pribadi yang dibutuhkan untuk pesan Anda dan dengan demikian akan merilis respon yang benar.

Perancis juga menekankan pentingnya Mencermati Ritual banyak formulir. Perancis juga menekankan pentingnya mengamati upacara banyak bentuk. Jika Anda tidak menggunakan bentuk yang tepat, pesan yang disampaikan Apakah Itu Anda tidak mengetahui atau kurang ajar atau “tidak peduli. Jika Anda tidak menggunakan formulir yang tepat, pesan yang disampaikan adalah bahwa Anda tidak tahu atau kurang sopan atau tidak perawatan. Dalam hal apapun, respon tersebut diprovokasi Itulah Hampir melakukan tertentu untuk menjadi negatif. Dalam hal apapun, yang telah menimbulkan respon akan hampir pasti akan negatif. Ingat menyayangkan Perancis santai Itu dan informal. Ingat bahwa Perancis menyesalkan santai dan informal. memperhatikan rincian dan menjadi benar dalam segala hal yang Anda lakukan adalah taktik hanya itu melepaskan respon yang benar dari Perancis (Hall: 1990:30). Perhatian kepada detil dan menjadi benar dalam segala hal yang Anda lakukan adalah satu-satunya taktik yang melepaskan yang benar respon dari Perancis (Hall: 1990:30)

KONTEKS:

Aspek lain yang penting dari komunikasi adalah tingkat konteks di mana pesan tersebut berlalu. Aspek penting lain dari komunikasi adalah tingkat konteks di mana pesan dilewatkan. Ahli bahasa dan ahli antropologi menggunakan istilah ‘tinggi’ dan ‘rendah’ konteks untuk menunjukkan bagaimana informasi yang dibutuhkan untuk komunikasi yang berhasil. Ahli bahasa dan ahli antropologi menggunakan istilah ‘tinggi’ dan ‘rendah’ konteks untuk menunjukkan bagaimana informasi yang diperlukan untuk komunikasi yang berhasil. High-konteks komunikasi adalah satu di mana sebagian besar informasi yang Baik dalam konteks fisik atau terinternalisasi dalam diri seseorang, sedangkan sangat sedikit pesan Sebenarnya dalam kata-kata (Hall: 1976:79). High-konteks komunikasi adalah satu di mana pesan sebagian besar informasi yang baik dalam konteks fisik atau terinternalisasi dalam diri seseorang, sedangkan sebenarnya sangat sedikit dalam kata (Hall: 1976:79). Seringkali pasangan kaleng Berkomunikasi dengan melihat, atau Nod kepala paling banyak. Pasangan sering dapat berkomunikasi dengan tampilan, atau anggukan kepala paling banyak. Rendah-konteks komunikasi hanya Opposite ini: sebagian besar informasi yang Melisankan. Rendah-konteks komunikasi hanya kebalikan: sebagian besar informasi yang Melisankan. WHO Twins telah Ditumbuhkan bersama-sama kaleng dan melakukan Berkomunikasi lebih ekonomis (konteks tinggi) kaleng Than Menentang pengacara di Ruang Sidang Selama percobaan (rendah-konteks) (Hall: 1976:79). Kembar yang telah tumbuh bersama-sama bisa dan berkomunikasi dengan lebih ekonomis (konteks tinggi) daripada yang bisa menentang pengacara di ruang sidang selama persidangan (rendah-konteks) (Hall: 1976:79).

Di Timur Jauh, tinggi-konteks komunikasi adalah jauh lebih umum Than di Amerika Utara. Di Timur Jauh, tinggi-konteks komunikasi adalah jauh lebih umum daripada di Amerika Utara. Hal ini menyebabkan kaleng kesalahpahaman serius. Hal ini dapat menyebabkan kesalahpahaman serius. Seorang pengusaha diundang untuk makan siang dengan teman Jepang di atas salah satu gedung pencakar langit baru Tokyo dengan semua kota Mereka menyebar di bawah ini. Seorang pengusaha diundang untuk makan siang dengan teman Jepang di salah satu gedung pencakar langit baru Tokyo dengan semua kota yang tersebar di bawah mereka. Tuan rumah Jepang memilih Acara untuk memberikan gambaran Beberapa poin lengket dalam hubungan AS-Jepang. Host negara Jepang memilih kesempatan untuk memberikan tinjauan tentang beberapa poin lengket dalam hubungan AS-Jepang. Dalam caranya sendiri, tidak langsung tetapi sangat jelas, ia mengatakan ada sumber daya orang-orang untuk melakukan Hal-hal tertentu Itu Seandainya Amerika tidak terjawab dalam budaya Jepang (Hall: 1976:141). Dalam caranya sendiri, tidak langsung tetapi sangat jelas, ia mengatakan ada hal-hal tertentu bahwa Amerika telah dijawab dalam budaya Jepang (Hall: 1976:141). Untuk Jepang untuk menunjukkan kemarahan sama saja dengan mengakui hilangnya kontrol (dan wajah), kecuali, tentu saja, Things sudah terlalu jauh. Untuk Jepang untuk menunjukkan kemarahan sama saja dengan mengakui hilangnya kontrol (dan wajah), kecuali, tentu saja, hal-hal sudah terlalu jauh. Tidak Tanda Peringatan diberikan dan Barat serta Eropa akan dari tidak sadar mendorong dan mendorong – mencari struktur, pola, dan batasan. Tidak ada tanda-tanda peringatan yang diberikan dan Barat dan Eropa tidak sadar akan mendorong dan push – untuk menemukan struktur, pola, dan keterbatasan. Karena Mereka tidak terbiasa dengan sistem, Mereka yang akan pergi terlalu jauh. Karena mereka tidak terbiasa dengan sistem, mereka akan pergi terlalu jauh. Dengan budaya Jepang, salah satu harus segera Perlahan dan terlibat interpreter, paling terampil halus dari kebudayaan Anda menemukan kaleng (Hall: 1976:142). Dalam budaya Jepang, kita harus membuat tergesa-gesa perlahan dan terlibat interpreter, denda paling terampil budaya Anda dapat menemukan (Hall: 1976:142).

Greater jarak budaya, lebih Sulit antarmuka. Jarak semakin besar budaya, antarmuka yang lebih sulit. Contoh komunikasi mudah-antarmuka akan Jerman dan Swiss. Contoh antarmuka komunikasi santai Jerman dan Swiss. Jarak budaya dalam hal ini tidak besar karena keduanya Budaya konteks rendah serta monochronic, sebuah konsep yang dibahas dalam bagian Berikut (Hall: 1990:27). Budaya jarak tidak besar dalam hal ini karena rendah konteks budaya dan monochronic kedua, konsep yang dibahas dalam bagian berikut (Hall: 1990:27). Sebuah komunikasi Sulit-to-interface akan menjadi Perancis dan Amerika Serikat. Sebuah komunikasi sulit-untuk-antarmuka akan Perancis dan Amerika Serikat. Jika Anda berkomunikasi dengan Jerman, ingat Mereka adalah rendah konteks dan perlu sungguh-sungguh dari banyak informasi dan rincian. Jika Anda berkomunikasi dengan orang Jerman, ingat mereka adalah konteks rendah dan akan membutuhkan banyak informasi dan rincian. Jika Anda berkomunikasi dengan seseorang dari Perancis, Mereka konteks tinggi dan tidak akan memerlukan informasi sebanyak (Hall: 1990:28). Jika Anda berkomunikasi dengan seseorang dari Perancis, mereka tinggi-konteks dan tidak akan memerlukan informasi sebanyak (Hall: 1990:28).

Konteks adalah informasi itu mengelilingi sebuah acara, melainkan terikat dengan makna acara itu. Konteks adalah informasi yang mengelilingi sebuah acara, tetapi terikat dengan arti dari peristiwa itu. Bahwa unsur-unsur bergabung untuk Menghasilkan makna yang diberikan – acara dan konteks – berada dalam proporsi yang berbeda tergantung pada budaya. Unsur-unsur yang bergabung untuk menghasilkan suatu makna yang diberikan – acara dan konteks – berada dalam proporsi yang berbeda tergantung pada budaya. Para Budaya dari kaleng dunia dibandingkan pada skala dari tinggi ke konteks rendah (Hall: 1990:27). Budaya di dunia dapat dibandingkan pada skala dari tinggi ke konteks rendah (Hall: 1990:27).

Jepang, Arab dan masyarakat Mediterania, WHO memiliki jaringan informasi yang luas antara keluarga, teman, kolega dan klien dan WHO terlibat dalam hubungan pribadi yang dekat adalah tinggi-konteks. Jepang, Arab dan orang-orang Mediterania, yang memiliki jaringan informasi yang luas antara keluarga, teman, kolega dan klien dan terlibat dalam hubungan pribadi yang dekat adalah konteks-tinggi. Akibatnya, bagi sebagian besar transaksi yang normal dalam kehidupan keluarga Mereka tidak membutuhkan, juga tidak Mereka Mengharapkan, informasi latar belakang lebih mendalam. Akibatnya, bagi sebagian besar transaksi yang normal dalam kehidupan keluarga mereka tidak perlu, juga tidak mereka harapkan, informasi latar belakang lebih mendalam. Hal ini Karena Mereka menjaga diri informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan orang-orang Siapa Penting dalam kehidupan mereka. Hal ini karena mereka menjaga diri informasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan orang-orang yang penting dalam kehidupan mereka.

Rendah konteks orang termasuk Amerika, Jerman, Swiss, Skandinavia dan Eropa utara lainnya. Rendah konteks orang termasuk Amerika, Jerman, Swiss, Skandinavia dan Eropa utara lainnya. Mereka kotakkan hubungan pribadi mereka, pekerjaan mereka, dan banyak aspek kehidupan sehari-hari. Mereka kotakkan hubungan pribadi mereka, pekerjaan mereka, dan banyak aspek kehidupan sehari-hari. Akibatnya, SETIAP waktu Mereka Berinteraksi dengan orang lain Mereka membutuhkan informasi rinci latar belakang. Sebagai hasilnya, setiap kali mereka berinteraksi dengan orang lain mereka membutuhkan informasi rinci latar belakang. Prancis jauh lebih tinggi pada konteks skala Than Entah Jerman atau Amerika. Perancis adalah jauh lebih tinggi pada skala konteks baik Jerman atau Amerika. Perbedaan kaleng ini mempengaruhi hampir setiap situasi dan setiap hubungan di mana para anggota dari kedua tradisi Lawan menemukan diri mereka. Perbedaan ini dapat mempengaruhi hampir setiap situasi dan setiap hubungan di mana kedua anggota dari tradisi yang berlawanan menemukan diri mereka.

“Contexting” melakukan beberapa fungsi. “Contexting” melakukan beberapa fungsi. Sebagai contoh, setiap pergeseran tingkat konteks komunikasi. Sebagai contoh, setiap pergeseran tingkat konteks komunikasi. Pergeseran kaleng harus bangun skala, menunjukkan pemanasan hubungan, atau bawah skala berkomunikasi kesejukan atau ketidaksenangan-isyarat sesuatu yang tidak beres dengan hubungan. Pergeseran ini bisa sampai skala, menunjukkan hubungan pemanasan, atau bawah skala untuk berkomunikasi kesejukan atau sesuatu ketidaksenangan-sinyal yang salah dengan hubungan mereka.

orang konteks tinggi cenderung berubah dari Pls tidak sabar dan jengkel rendah konteks INSIST orang untuk memberikan informasi Them Mereka tidak perlu (Hall: 1990:10). orang konteks tinggi cenderung menjadi tidak sabar dan kesal ketika konteks rendah orang bersikeras memberi mereka informasi yang mereka tidak perlu (Hall: 1990:10). Sebaliknya, konteks rendah orang berada pada Pls kehilangan konteks tinggi orang tidak Memberikan informasi yang cukup. Sebaliknya, konteks rendah konteks tinggi orang yang bingung ketika orang tidak memberikan informasi yang cukup. Salah satu tantangan komunikasi besar dalam hidup adalah menemukan tingkat memadai contexting diperlukan dalam situasi MASING-MASING. Salah satu tantangan komunikasi utama dalam hidup adalah untuk menemukan tingkat yang tepat contexting diperlukan dalam setiap situasi. Terlalu banyak informasi menyebabkan orang untuk merasa Mereka sedang berbicara bawah untuk; informasi terlalu sedikit atau membuat kaleng membingungkan Them Mereka merasa ditinggalkan. Terlalu banyak informasi menyebabkan orang untuk merasa mereka sedang berbicara bawah untuk; informasi terlalu sedikit untuk membingungkan mereka atau membuat mereka merasa ditinggalkan. Biasanya, orang membuat penyesuaian otomatis di negara mereka sendiri, tetapi di negara-negara lain pesan mereka sering kehilangan target (Hall: 1990:9). Biasanya, orang membuat penyesuaian otomatis di negara mereka sendiri, tetapi di negara-negara lain pesan-pesan mereka sering kehilangan target (Hall: 1990:9).

Amerika, untuk Beberapa lingkup, dan Jerman, dengan luasan yang lebih besar, Mengandalkan Berat pada skrining pendengaran, terutama Pls Mereka Ingin berkonsentrasi. Amerika, sampai batas tertentu, dan Jerman, untuk tingkat yang lebih besar, sangat bergantung pada skrining pendengaran, terutama ketika mereka ingin berkonsentrasi. High-konteks orang menolak pemeriksaan pendengaran dan berkembang untuk menjadi terbuka untuk interupsi dan selaras dengan apa yang terjadi di sekitar Mereka. High-konteks orang menolak pendengaran dan dikembangkan menjadi terbuka untuk interupsi dan selaras dengan apa yang terjadi di sekitar mereka. kota-kota Perancis dan Italia berkala Bombard Anda dengan noise. kota-kota Perancis dan Italia secara teratur membombardir Anda dengan noise.

BERBEDA

Faktor lain yang penting dalam komunikasi lintas-budaya adalah konsep waktu. Faktor lain yang penting dalam komunikasi lintas-budaya adalah konsep waktu. Sebagai contoh, di Jerman jika Anda tiba terlambat oleh kejadian beberapa menit, tak seorang pun akan dari beberapa Terkesan dengan presentasi penjualan Anda, tidak peduli seberapa baik itu. Sebagai contoh, di Jerman jika Anda datang terlambat bahkan untuk beberapa menit, seseorang tidak akan terkesan dengan presentasi penjualan Anda, tidak peduli seberapa baik itu. Memang, Mereka tidak Mei bahkan menunggu untuk mendengar itu (Hall: 1990:28). Memang, mereka bahkan tidak bisa menunggu untuk mendengarnya (Hall: 1990:28).

Cans Kami membagi orang ke dalam dua kategori kasar terhadap waktu: orang monochronic dan polikronik. Kita bisa orang dibagi menjadi dua kategori kasar waktu: orang monochronic dan polikronik. monochronic orang cenderung untuk melakukan satu hal pada suatu waktu, berkonsentrasi pada pekerjaan di tangan, mengambil komitmen waktu dan Serius Prihatin Mengganggu tidak kepada orang lain. monochronic orang cenderung untuk melakukan satu hal pada suatu waktu, berkonsentrasi pada pekerjaan di tangan, mengambil komitmen waktu yang serius dan yang bersangkutan tidak mengganggu orang lain. Mereka juga cenderung menjadi pengikut aturan, menunjukkan rasa hormat besar bagi hak milik pribadi, jarang meminjam atau Lend dan menekankan ketepatan. Mereka juga cenderung menjadi pengikut aturan, menunjukkan rasa hormat besar bagi hak milik pribadi, jarang meminjam atau meminjamkan dan menekankan akurasi. Dalam Penambahan, Mereka yang rendah-konteks dalam hal kategori dibahas sebelumnya. Selain itu, rendahnya-konteks dalam hal kategori dibahas sebelumnya. Hampir orang polikronik yang berlawanan dalam semua hal di atas. hampir berlawanan dalam semua hal di atas polikronik orang. Mereka adalah jenis konteks tinggi, WHO Things melakukan banyak sekaligus, sangat distractible dan tunduk pada interupsi. Mereka adalah konteks tinggi jenis, yang melakukan banyak hal sekaligus, sangat distractible dan tunduk pada interupsi. Sementara Mereka Pertimbangkan waktu komitmen tujuan metif menjadi mungkin, Mereka lebih Prihatin dengan hubungan, terutama keluarga dan teman-teman (Hall: 1990:15). Sementara mereka mempertimbangkan komitmen waktu target untuk menjadi metif mungkin, mereka lebih peduli dengan hubungan, terutama keluarga dan teman-teman (Hall: 1990:15).

Sebagaimana disebutkan di atas, ketepatan diambil untuk diberikan di Jerman. Sebagaimana disebutkan di atas, akurasi diambil untuk diberikan di Jerman. Bahkan, itu Hampir Obsession sebuah. Bahkan, hampir obsesi. Jika ada kesempatan Anda akan terlambat untuk janji, telepon depan. Jika ada kesempatan Anda akan terlambat untuk janji, panggilan depan. Jerman Ingin tahu MANA orang setiap saat, tidak tahu rasa mereka melanggar ketertiban (Hall: 1990:36). Jerman ingin tahu mana orang setiap saat, tidak tahu berpikir mereka melanggar urutan (Hall: 1990:36).

Itu selalu penting untuk mengetahui yang segmen kerangka waktu yang ditekankan. Itu selalu penting untuk mengetahui segmen kerangka waktu ditekankan. masyarakat Timur cenderung berorientasi masa lalu. masyarakat Timur cenderung berorientasi ke masa lalu. Lainnya, Seperti yang di Amerika Serikat perkotaan, yang berorientasi pada masa depan sekarang dan jangka pendek. Lainnya, seperti yang di daerah Amerika Serikat perkotaan, berorientasi pada masa depan pendek saat ini dan jangka. Yang lain, Seperti Amerika Latin, adalah baik dulu dan sekarang berorientasi. Lain, seperti Amerika Latin, adalah baik dulu dan sekarang berorientasi.

Di Jerman, latar belakang historis Nowhere Sangat Penting, setiap berbicara, buku, atau artikel Dimulai dengan informasi latar belakang memberikan perspektif sejarah. Di Jerman, di mana latar belakang sejarah yang sangat penting, setiap pidato, buku, atau artikel dimulai dengan informasi latar belakang memberikan perspektif sejarah. Mengganggu ini banyak orang asing WHO terus bertanya-tanya “kenapa tidak Mereka langsung saja Ini mengganggu banyak asing yang terus bertanya-tanya?” Mengapa mereka tidak cocok dengan itu? Setelah semua, saya berpendidikan. Setelah semua, saya berpendidikan. Apakah Jerman tahu itu? “Apakah Jerman tahu?”

Orang Jepang dan Perancis Juga dalam sejarah, tetapi Karena Mereka Budaya konteks tinggi, fakta-fakta sejarah yang disinggung miring. Orang Jepang dan Perancis juga tenggelam dalam sejarah, tetapi karena mereka tinggi-konteks budaya, fakta-fakta sejarah yang disebutkan dalam huruf miring. Saat ini, tidak ada penjelasan memuaskan atas perbedaan mengapa dan bagaimana Datang semacam ini tentang (Hall: 1990:17). Saat ini, tidak ada penjelasan memuaskan untuk mengapa dan bagaimana perbedaan tersebut timbul (Hall: 1990:17).

Kunci ke waktu Jepang pemahaman adalah untuk mengetahui Bahwa Jepang memiliki dua mode: mode monochronic bagi orang asing dan teknologi dan mode polikronik untuk hampir segala sesuatu yang lain. Kunci untuk memahami waktu Jepang adalah untuk mengetahui bahwa Jepang memiliki dua mode: untuk orang asing fashion monochronic dan teknologi dan polikronik fashion untuk hampir segala sesuatu yang lain. Switch Jepang dari sistem terbuka bagi mereka di lingkaran dalam mereka ke sistem yang lebih tertutup dan rapat dijadwalkan untuk orang luar. Jepang beralih dari sistem terbuka bagi mereka dalam lingkaran dalam mereka ke sistem yang lebih tertutup dan rapat dijadwalkan untuk orang luar. Untuk sebuah segalanya luar di Jepang kaku dijadwalkan. Untuk semua dalam jadwal Jepang kaku. Mereka mengatur waktu pengunjung dan rahim hadir dengan jadwal penuh pada saat kedatangan. Mereka mengatur waktu untuk pengunjung dan menyerahkan-Nya dengan jadwal lengkap pada saat kedatangan. Namun, sebagai salah satu datang untuk mengetahui Jepang, orang menemukan aspek lain dari waktu sistem fleksibilitas mereka-(Hall: 1990:114). Namun, sebagai salah satu datang untuk mengetahui Jepang, orang menemukan aspek-aspek lain dari fleksibilitas sistem waktu (Hall: 1990:114).

Sejarah masa lalu Penting untuk Jepang dan Mereka menerima begitu saja Bahwa pengunjung akan dari akrab dengan pokok-pokok sejarah Jepang. sejarah masa lalu penting bagi Jepang dan mereka menerima begitu saja bahwa pengunjung akan terbiasa dengan titik utama dari sejarah Jepang. Ketika berhadapan dengan orang Jepang harus menjaga dalam Hal Penting pikiran banyak itu sering dibiarkan tak terkatakan. Ketika berhadapan dengan orang Jepang harus diingat bahwa banyak hal penting yang sering dibiarkan tak terkatakan. Ketika Jepang bertemu dengan orang asing, hal yang paling penting dalam agenda mereka adalah untuk mengenal Mereka. Ketika Jepang bertemu dengan orang asing, hal yang paling penting dalam agenda mereka adalah untuk mengenal mereka. Cukup Mereka adalah ahli dalam menentukan apa taktik yang efektif dengan orang asing dan akan dari Berbagai strategi mencoba untuk melihat apa yang berhasil. Mereka sangat terampil dalam menentukan apa taktik yang efektif dengan orang asing dan akan mencoba strategi yang berbeda untuk melihat apa yang berhasil. Mereka juga banyak bertanya menyelidik, menguji pengetahuan anda dan ketulusan Anda dan keyakinan. Mereka juga mengajukan pertanyaan menyelidik banyak, menguji pengetahuan anda dan ketulusan Anda dan keyakinan. WHO mengagumi orang Jepang serius tentang pekerjaan mereka, baik informasi, tulus dan jujur. Jepang mengagumi orang-orang yang serius tentang pekerjaan mereka, baik informasi, tulus dan jujur. Mereka Ingin memiliki Beberapa pemahaman dan perasaan bagi orang yang terlibat. Mereka ingin memiliki beberapa pemahaman dan perasaan bagi orang yang terlibat. Jangan tidak sabaran. Jangan tidak sabaran. Jika Anda menolak kesempatan ini Jepang berubah dari berkenalan, Anda akan dari tidak berhasil dalam hal-hal. Jika Anda menolak kesempatan ini Jepang menjadi berkenalan, Anda tidak akan berhasil dalam masalah. Jangan kesalahan perhotelan untuk persahabatan (Hall: 1987:114). Jangan kesalahan hotel untuk persahabatan (Hall: 1987:114).

RUANG

Dalam Manusia, teritorial sudah sangat maju dan sangat dipengaruhi oleh budaya. Pada manusia, wilayah sangat maju dan sangat dipengaruhi oleh budaya. Hal ini sangat baik dikembangkan di Jerman dan Amerika. Hal ini sangat baik dikembangkan di Jerman dan Amerika. Amerika cenderung untuk membangun tempat-tempat itu Mereka label “saya” – perasaan masak tentang dapur atau melihat anak kamar dia atau dia. Amerika cenderung untuk mendirikan tempat-tempat yang mereka label “Aku” – perasaan tentang memasak dapur atau melihat anak-nya atau kamarnya. Di Jerman, perasaan sama teritorial umumnya diperluas ke semua harta, Termasuk mobil. Di Jerman, ini perasaan yang sama teritorial umumnya diperluas ke semua barang, termasuk mobil. Jika mobil Jerman adalah Tersentuh, maka seakan-akan individu telah Tersentuh sendiri. Jika mobil Jerman disentuh, maka seolah-olah individu sendiri telah tersentuh. Space juga berkomunikasi kekuasaan. Space juga berkomunikasi kekuasaan. Amerika di Jerman dan lantai atas adalah lebih penting Than lain, sedangkan untuk menengah Prancis Lantai lebih Penting (Hall: 1990:11). Di Jerman dan Amerika lantai atas lebih penting daripada yang lain, sedangkan untuk lantai tengah Prancis lebih penting (Hall: 1990:11).

Personal Space: Ini adalah bentuk lain dari wilayah. Personal Space: Ini adalah bentuk lain dari wilayah. SETIAP orang memiliki gelembung tak terlihat di sekitar rahim yang mengembang dan ruang kontrak tergantung pada sejumlah Things: hubungan dengan orang-orang terdekat, keadaan emosional orang tersebut, latar belakang budaya, dan kegiatan yang sedang dilakukan. Setiap orang memiliki gelembung tak terlihat di sekitar ruang mengembang dan kontrak tergantung pada beberapa hal: hubungan dengan orang-orang terdekat, keadaan emosional orang tersebut, latar belakang budaya, dan kegiatan yang sedang dilakukan. Hanya sedikit orang yang diizinkan untuk menembus wilayah ini sedikit mobile dan hanya untuk jangka waktu yang singkat. Hanya beberapa orang yang diizinkan untuk menembus wilayah ini dan hanya sedikit mobile untuk jangka waktu yang singkat. Perubahan Mewujudkan gelembung tentang oleh perempat sesak atau menyebabkan orang berkerumun merasa tidak nyaman atau agresif. Perubahan gelembung diambil oleh seperempat menyebabkan orang-ramai atau crowding merasa tidak nyaman atau agresif. Di Eropa utara, gelembung yang cukup besar dan orang-orang menjaga jarak mereka. Di Eropa utara, gelembung cukup besar dan orang-orang menjaga jarak. Di Perancis selatan, Italia, Yunani, dan Spanyol, gelembung begitu kecil dan lebih kecil itu Apakah Itu jarak dianggap intim di utara tumpang tindih jarak percakapan normal di selatan. Di Perancis selatan, Italia, Yunani, dan Spanyol, gelembung yang lebih kecil dan lebih kecil sehingga jarak dianggap intim di utara tumpang tindih jarak percakapan normal ke selatan. Itu berarti ini Eropa Mediterania “terlalu dekat” dengan Jerman, di Skandinavia, Home dan orang-orang Amerika Utara Ancestry Eropa. Ini berarti bahwa Mediterania Eropa itu “terlalu dekat” ke Jerman, di Skandinavia, Inggris dan orang-orang Amerika keturunan Eropa Utara. Di Eropa utara, salah satu tidak menyentuh orang lain. Di Eropa utara, salah satu tidak menyentuh orang lain. Bahkan Menyikat dari mantel lengan Digunakan untuk mendapatkan sebuah Apologi (Hall: 1990:11). Bahkan menyikat mantel lengan yang digunakan untuk mendapatkan maaf (Hall: 1990:11).

MEMORY

Dalam Tambahan Talenta Bahwa orang dilahirkan dengan, budaya selalu diberikan pengaruh yang dominan pada memori dan berpikir. Selain bakat yang orang dilahirkan dengan, budaya selalu memberikan pengaruh yang dominan pada memori dan berpikir. Di Iran, misalnya, sekolah menekankan memori verbal. Di Iran, misalnya, sekolah menekankan memori verbal. pendidik Iran tidak peduli bagaimana siswa menyimpan dan mengambil informasi hanya sebagai Long sebagai Mereka ingat. pendidik Iran tidak peduli bagaimana siswa menyimpan dan mengambil informasi hanya selama mereka ingat. Dalam pendapatan mereka hidup di kemudian hari, Mereka harus terus Mampu mengingat blok peristiwa material pada tingkat organisasi relatif rendah dalam pemerintahan. Dalam mencari mata pencaharian mereka di masa depan, mereka harus terus mengingat materi blok bahkan pada tingkat yang relatif rendah organisasi dalam pemerintahan.

Sistem memori verbal, seperti sistem budaya banyak, diintegrasikan ke dalam sisa budaya dan dirasakan di semua bidang kehidupan (Hall: 1976:160). Verbal memori sistem, seperti sistem budaya banyak, terintegrasi ke dalam sisa budaya dan dirasakan di segala bidang kehidupan (Hall: 1976:160).

Kesimpulan

Ketidakpekaan untuk kebiasaan “tamu” di negara-negara Barat akan dari tidak hanya menghasilkan keputusan salah informasi, tetapi juga Mei endapan kebencian. Ketidakpekaan ke “tamu” kebiasaan di negara-negara Barat tidak hanya akan mengakibatkan keputusan yang salah informasi, tetapi juga dapat menyebabkan kebencian. Ketika Kami mengalami bentuk kejutan budaya (sesuatu di luar pengalaman normal kita), Kita harus ingat pepatah sederhana: “. Apa yang Mereka lakukan masuk akal untuk mereka” Ketika kita mengalami kejutan budaya (sesuatu di luar pengalaman normal kita), kita harus ingat pepatah sederhana: “. Apa yang mereka lakukan masuk akal untuk mereka”

BIBLIOGRAFI

Hall, T. Edward, Beyond Culture, Anchor Press / Doubleday, Garden City, New York, 1976 Hall, Edward T., Beyond Culture, Anchor Press / Doubleday, Garden City, New York, 1976a

Hall, T. Edward, dan Hall, Mildred Reed, Perbedaan Tersembunyi, Doing Business Dengan Jepang, Anchor Press, Doubleday: Garden City, New York, 1987 Hall, Edward T., dan Hall, Mildred Reed, Perbedaan Tersembunyi, Doing Business dengan Jepang, Anchor Press, Doubleday: Garden City, New York, 1987

Hall, T. Edward, dan Hall, Mildred Reed, Memahami Perbedaan Budaya, Intercultural Press, Inc., 1990. Hall, T. Edward, dan Hall, Mildred Reed, Memahami Perbedaan Budaya, Intercultural Press, Inc, 1990.

Terpstra, Vern dan David, Kenneth, The Lingkungan Budaya Bisnis Internasional, Publikasi Barat Daya, Cincinnati, Ohio, 1985 Terpstra, Vern dan David, Kenneth, The Lingkungan Budaya Bisnis Internasional, Southwestern Publishing, Cincinnati, Ohio, 1985

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 29, 2010 in mawas diri

 

mari tenangkan jiwa

my soul

MENGGAPAI KETENANGAN JIWA

اَلْحَمْدُ ِللهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ، الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ واليقينِ، وقال للنبي: (وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ). أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ جَاءَنَا بِالإِسْلاَمِ القَوِيْمِ وَبِالْهُدَي، لِنَكُوْنَ بِهِ مِنَ الأَبْرَارِ السُّعَدَاءِ، وَنَصُوْنُ بِهِ أَنْفُسَنَا مِنَ الشَّقَاءِ وَالرَّدَي.اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خاتم الأنبياء والمرسلين، وعلي آله الطيبين، وأصحابه الأخيار أجمعين، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ.

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah SWT…
Dalam perkembangan hidupnya, manusia seringkali berhadapan dengan berbagai masalah yang mengatasinya berat. Akibatnya timbul kecemasan, ketakutan dan ketidaktenangan, bahkan tidak sedikit manusia yang akhirnya kalap sehingga melakukan tindakan-tindakan yang semula dianggap tidak mungkin dilakukannya, baik melakukan kejahatan terhadap orang lain seperti banyak terjadi kasus pembunuhan termasuk pembunuhan terhadap anggota keluarga sendiri maupun melakukan kejahatan terhadap diri sendiri seperti meminum minuman keras dan obat-obat terlarang hingga tindakan bunuh diri.
Oleh karena itu, ketenangan dan kedamaian jiwa sangat diperlukan dalam hidup ini yang terasa kian berat dihadapinya. Itu sebabnya, setiap orang ingin memiliki ketenangan jiwa. Dengan jiwa yang tenang kehidupan ini dapat dijalani secara teratur dan benar sebagaimana yang dikehendaki Allah dan Rasul-Nya. Untuk bisa menggapai ketenangan jiwa, banyak orang yang mencapainya dengan cara-cara yang tidak Islami, sehingga bukan ketengan jiwa yang didapat tapi malah membawa kesemrautan dalam jiwanya itu. Untuk itu, secara tersurat, Al-Qur’an menyebutkan beberapa kiat praktis, yaitu:

1. Dzikrullah.
Dzikir kepada Allah Swt merupakan kiat untuk menggapai ketenangan jiwa, yakni dzikir dalam arti selalu ingat kepada Allah dengan menghadirkan nama-Nya di dalam hati dan menyebut nama-Nya dalam berbagai kesempatan. Bila seseorang menyebut nama Allah, memang ketenangan jiwa akan diperolehnya. Ketika berada dalam ketakutan lalu berdzikir dalam bentuk menyebut ta’awudz (mohon perlindungan Allah), dia menjadi tenang. Ketika berbuat dosa lalu berdzikir dalam bentuk menyebut kalimat istighfar atau taubat, dia menjadi tenang kembali karena merasa telah diampuni dosa-dosanya itu. Ketika mendapatkan kenikmatan yang berlimpah lalu dia berdzikir dengan menyebut hamdalah, maka dia akan meraih ketenangan karena dapat memanfaatkannya dengan baik dan begitulah seterusnya sehingga dengan dzikir, ketenangan jiwa akan diperoleh seorang muslim, Allah berfirman yang artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tentram (13:28).
Untuk mencapai ketenangan jiwa, dzikir tidak hanya dilakukan dalam bentuk menyebut nama Allah, tapi juga dzikir dengan hati dan perbuatan. Karena itu, seorang mu’min selalu berdzikir kepada Allah dalam berbagai kesempatan, baik duduk, berdiri maupun berbaring.

2. Yakin Akan Pertolongan Allah
Dalam hidup dan perjuangan, seringkali banyak kendala, tantangan dan hambatan yang harus dihadapi, adanya hal-hal itu seringkali membuat manusia menjadi tidak tenang yang membawa pada perasaan takut yang selalu menghantuinya. Ketidaktenangan seperti ini seringkali membuat orang yang menjalani kehidupan menjadi berputus asa dan bagi yang berjuang menjadi takluk bahkan berkhianat.
Oleh karena itu, agar hati tetap tenang dalam perjuangan menegakkan agama Allah dan dalam menjalani kehidupan yang sesulit apapun, seorang muslim harus yakin dengan adanya pertolongan Allah dan dia juga harus yakin bahwa pertolongan Allah itu tidak hanya diberikan kepada orang-orang yang terdahulu, tapi juga untuk orang sekarang dan pada masa mendatang, Allah berfirman yang artinya: Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tentram hatimu karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (3:126, lihat juga QS 8:10).

Dengan memperhatikan betapa banyak bentuk pertolongan yang diberikan Allah kepada para Nabi dan generasi sahabat dimasa Rasulullah Saw, maka sekarangpun kita harus yakin akan kemungkinan memperoleh pertolongan Allah itu dan ini membuat kita menjadi tenang dalam hidup ini. Namun harus kita ingat bahwa pertolongan Allah itu seringkali baru datang apabila seorang muslim telah mencapai kesulitan yang sangat atau dipuncak kesulitan sehingga kalau diumpamakan seperti jalan, maka jalan itu sudah buntu dan mentok. Dengan keyakinan seperti ini, seorang muslim tidak akan pernah cemas dalam menghadapi kesulitan karena memang pada hakikatnya pertolongan Allah itu dekat, Allah berfirman yang artinya: Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?. Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman: “bilakah datangnya pertolongan Allah?”. Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat (QS 2:214)

3. Memperhatikan Bukti Kekuasaan Allah
Kecemasan dan ketidaktenangan jiwa adalah karena manusia seringkali terlalu merasa yakin dengan kemampuan dirinya, akibatnya kalau ternyata dia merasakan kelemahan pada dirinya, dia menjadi takut dan tidak tenang, tapi kalau dia selalu memperhatikan bukti-bukti kekuasaan Allah dia akan menjadi yakin sehingga membuat hatinya menjadi tentram, hal ini karena dia sadari akan besarnya kekuasaan Allah yang tidak perlu dicemasi, tapi malah untuk dikagumi. Allah berfirman yang artinya: Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, perlihatkanlah padaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati”. Allah berfirman: “Belum yakinkah kamu?”. Ibrahim menjawab: “Aku telah meyakininya, akan tetapi agar hatiku tenang (tetap mantap dengan imanku)”. Allah berfirman: (“kalau begitu) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah, kemudian letakkan di atas tiap-tiap satu bukit satu satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera”. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (QS 2:260).

4. Bersyukur
Allah Swt memberikan kenikmatan kepada kita dalam jumlah yang amat banyak. Kenikmatan itu harus kita syukuri karena dengan bersyukur kepada Allah akan membuat hati menjadi tenang, hal ini karena dengan bersyukur, kenikmatan itu akan bertambah banyak, baik banyak dari segi jumlah ataupun minimal terasa banyaknya. Tapi kalau tidak bersyukur, kenikmatan yang Allah berikan itu kita anggap sebagai sesuatu yang tidak ada artinya dan meskipun jumlahnya banyak kita merasakan sebagai sesuatu yang sedikit.
Apabila manusia tidak bersyukur, maka Allah memberikan azab yang membuat mereka menjadi tidak tenang, Allah berfirman yang artinya: Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tentram, rizkinya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk) nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat(QS 16:112).

5. Tilawah, Tasmi’ dan tadabbur Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah kitab yang berisi sebaik-baik perkataan, diturunkan pada bulan suci Ramadhan yang penuh dengan keberkahan, karenanya orang yang membaca (tilawah), mendengar bacaan (tasmi’) dan mengkaji (tadabbur) ayat-ayat suci Al-Qur’an niscaya menjadi tenang hatinya, manakala dia betul-betul beriman kepada Allah Swt, Allah berfirman yang artinya: Allah telah menurunkan perkataan yang baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhanya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya (QS 39:23).

Oleh karena itu, sebagai mu’min, interaksi kita dengan al-Qur’an haruslah sebaik mungkin, baik dalam bentuk membaca, mendengar bacaan, mengkaji dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Manakala interaksi kita terhadap Al-Qur’an sudah baik, maka mendengar bacaan Al-Qur’an saja sudah membuat keimanan kita bertambah kuat yang berarti lebih dari sekedar ketenangan jiwa, Allah berfirman yang artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal (QS 8:2).
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah kedua
الحمد لله الملك الوهاب، الجبارالتواب، الذي جعل الصلات مفتاحا لكل باب، فالصلاة والسلام علي من نظر الي جماله تعالي بلا سطر ولا حجاب وعلي جميع الآل والأصحاب وكل وارث لهم الي يوم المآب. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نبي بعده. أما بعد.
Hadirin sidang Jumat yang dimuliakan oleh Allah Swt…

Dengan berbekal jiwa yang tenang itulah, seorang muslim akan mampu menjalani kehidupannya secara baik, sebab baik dan tidak sesuatu seringkali berpangkal dari persoalan mental atau jiwa. Karena itu, Allah Swt memanggil orang yang jiwanya tenang untuk masuk ke dalam syurga-Nya, Allah berfirman yang artinya: Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku dan masuklah ke dalam syurga-Ku (QS 89:27-30).
Akhirnya, menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memantapkan ketenangan dalam jiwa kita masing-masing sehingga kehidupan ini dapat kita jalani dengan sebaik-baiknya. wallahu a’lam.
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَارْضَ عَنْ سَادَاتِنَا أَصْحَابِ رَسُوْلِكَ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ اِلَي يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ. اَللَّهُمَ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ وَآمِنْهُمْ فِيْ أَوْطَانِهِمْ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.وَأَقِمِ الصَّلاَةِ

sumber: Marhadi Muhayar, Lc., M.A

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 19, 2010 in tausiyah

 

keburukan sebuah tabaruj

tabaruj

KEJELEKAN TABARRUJ (berhias bukan untuk suaminya)

· Tabarruj adalah maksiat kepada Allah dan Rasul.

Barangsiapa yang maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya maka ia hanya akan mencelakakan dirinya sendiri dan tidak akan mencelakakan Allah sedikitpun.
Rasulullah SAW bersabda:
((كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الجَنَّةَ إلاَّ مَنْ أبَى ، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللهِ وَمَنْ يَأْبَى ؟ قَالَ : مَنْ أطَاعَنِي دَخَلَ الجَنَّةَ ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أبَى))
“Semua umatku akan masuk surga kecuali orang yang menolak” Mereka bertanya: “Ya Rasulullah! Siapakah orang yang menolak itu? Beliau menjawab: “Siapa yang taat kepadaku akan masuk surga dan siapa yang maksiat kepadaku maka ia telah menolak.” 

· Tabarruj menyebabkan laknat dan dijauhkan dari rahmat Allah.

Rasulullah SAW bersabda:
((سَيَكُونُ فِي آخِرِ أُمَّتِي نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ ، عَلَى رُؤُوسِهِنَّ كَأَسْنِمَةِ البَخْتِ ، اِلْعَنُوهُنَّ فَإنَّهُنَّ مَلْعُونَاتٌ))
“Akan ada pada akhir umatku nanti wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, kepala mereka bagaikan punuk unta, laknatlah mereka karena mereka adalah wanita-wanita yang pantas dilaknat.”

· Tabarruj adalah sifat penghuni neraka.

Rasulullah SAW bersabda:
((صِنْفَانِ مِنْ أهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا : قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأذْنَابِ البَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ ، وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ … ))
“Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah saya lihat; kaum yang membawa cemeti bagai ekor sapi yang digunakan memukul menusia dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang…”

· Tabarruj penyebab hitam dan gelap di hari kiamat.

Diriwayatkan dari Nabi SAW, beliau bersabda:
((مَثَلُ الرَّافِلَةِ في الزِّينَةِ في غَيْرِ أهْلِهَا ، كَمَثَلِ ظُلْمَةٍ يَوْمَ القِيَامَةِ لاَ نُورَ لهَا))
“Permisalan wanita yang berhias untuk selain suaminya, adalah bagaikan kegelapan pada hari kiamat, tidak ada cahaya baginya.”

Maksudnya adalah wanita yang berlenggak-lenggok ketika berjalan dengan menarik pakaiannya, akan datang pada hari kiamat dalam keadaan hitam dan gelap, bagaikan berlenggak-lenggok dalam kegelapan. Dan hadits ini walaupun lemah, tetapi artinya benar, karena kenikmatan dalam maksiat adalah siksaan, wangi-wangian akan menjadi busuk dan cahaya menjadi kegelapan. Kebalikan dari taat, bahwa bau mulut orang yang berpuasa dan darah orang yang mati syahid lebih harum di sisi Allah dari bau minyak kesturi. 

· Tabarruj adalah kemunafikan.

Rasulullah SAW bersabda:
((خَيْرُ نِسَائِكُمُ الوَدُودُ الوَلُودُ ، المُوَاسِيَةُ ، المُوَاتِيَةُ ، إذَا اتَّقَيْنَ اللهَ، وَشَرُّ نِسَائِكُمُ المُتَبَرِّجَاتُ المُتَخَيِّلاَتُ وَهُنَّ المُنَافِقَاتُ ، لاَ يَدْخُلْنَ الجَنَّةَ إلاَّ مِثْلَ الغُرَابِ الأعْصَمِ))

“Sebaik-baik wanita kalian adalah yang memiliki kasih sayang, subur (banyak anak), suka menghibur dan siap melayani, bila mereka bertakwa kepada Allah. Dan sejelek-jelek wanita kalian adalah wanita pesolek dan penghayal mereka itu adalah wanita-wanita munafik, mereka tidak akan masuk surga kecuali seperti ghurab a’sham.”
Yang dimaksud ghurab a’sham adalah burung gagak yang memiliki cakar dan kaki merah, pertanda minimnya wanita masuk surga, karena burung gagak yang memiliki sifat seperti ini sangat jarang ditemukan. 

· Tabarruj mengoyak tirai pelindung dan membuka aib.

Rasulullah SAW bersabda:
((أيَّمَا امْرَأَةٍ وَضَعَتْ ثِيَابَهَا فِي غَيْرِ بَيْتِ زَوْجِهَا، فَقَدْ هَتَكَتْ سِتْرَ مَا بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ))
“Siapa saja di antara wanita yang menanggalkan pakaian-nya di selain rumah suaminya, maka ia telah mengoyak tirai pelindung antara dirinya dan Allah Azza wa Jalla.”

· Tabarruj adalah perbuatan keji.

Wanita itu adalah aurat, dan membuka aurat adalah keji dan dibenci. Allah SAW berfirman:
} وَإذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً قَالُوا وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءَنَا وَاللهُ أَمَرَنَا بِهَا قُلْ إنَّ اللهَ لاَ يَأْمُرُ بِالفَحْشَاءِ {
“Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata: “Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakan-nya.” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji.” (Q.S. Al-A’raf: 28)
Sebenarnya setanlah yang memerintahkan manusia melakukan perbuatan keji itu, sebagaimana firman Allah:
} الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالفَحْشَاءِ {
“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir).” (Q.S. Al-Baqorah: 268)

· Tabarruj adalah ajaran iblis.

Sesungguhnya kisah Adam dengan Iblis memberikan gambaran kepada kita bagaimana musuh Allah, Iblis itu membuka peluang untuk melakukan perbuatan dosa dan mengoyak tirai pelindung dan bahwa Tabarruj itulah tujuan asasi baginya. Allah SWT berfirman:
} يَا بَنِي آدَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَاتِهِمَا {
“Hai anak Adam! Janganlah kamu sekali-kali dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya.” (Q.S. Al-A’raf: 27)
Jadi iblislah yang mengajak kepada Tabarruj dan buka-bukaan. Dialah pemimpin utama bagi para pencetus apa yang dikenal dengan Tahrirul Mar’ah (pembebasan wanita).

· Tabarruj adalah jalan hidup orang-orang Yahudi.

Orang-orang Yahudi memiliki peran yang sangat besar dalam menghancurkan umat ini melalui wanita, dan kaum wanita sejak dulu memiliki pengalaman di bidang ini, di mana Rasulullah SAW bersabda:
((فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ ، فَإنَّ أوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إسْرَائِيلَ كَانَتْ في النِّسَاءِ))
“Takutlah pada dunia dan takutlah pada wanita karena fitnah pertama pada Bani Israel adalah pada wanita.”

· Tabarruj adalah Jahiliyah busuk.

Allah SWT berfirman:
} وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلاَ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الجَاهِلِيَّةِ الأُولَى {
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)
Nabi SAW telah menyifati ajakan Jahiliyah sebagai ajakan busuk dan kotor. Jadi ajakan Jahiliyah adalah saudara kandung Tabarruj Jahiliyah. Rasulullah SAW bersabda:
((كُلُّ شَيْءٍ مِنْ أمْرِ الجَاهِلِيَّةِ مَوْضُوعٌ تَحْتَ قَدَمِي))
“Semua yang merupakan perkara Jahiliyah tersimpan di bawah telapak kakiku.”
Baik itu bernama Tabarruj Jahiliyah, ajakan Jahiliyah ataupun kesombongan Jahiliyah.

· Tabarruj adalah keterbelakangan.

Buka-bukaan dan telanjang adalah fitrah hewan ternak, tidak seorangpun yang condong kepadanya kecuali dia akan terperosok jatuh ke derajat yang paling rendah dari pada derajat manusia yang telah dimuliakan Allah. Dari sini nampaklah bahwa Tabarruj adalah tanda kerusakan fitrah, ketiadaan ghirah dan mati rasa:

Anda mengangkat baju hingga lutut
Demi Tuhanmu, sungai apa yang akan anda seberangi
Baju itu bagaikan naungan di waktu pagi
Yang semakin pendek, waktu demi waktu
Anda mengira bahwa laki-laki itu tidak memiliki perasaan
Padahal anda sendiri yang mungkin tidak punya perasaan
 

· Tabarruj adalah pintu adzab yang merata.

Seseorang yang memperhatikan nash-nash syare’at dan sejarah (Islam) akan meyakini adanya kerusakan yang ditimbulkan oleh Tabarruj dan bahayanya atas agama dan dunia, apalagi bila diperparah dengan Ikhtilath (percampurbauran antara laki-laki dan wanita).

Akibat dan bahaya Tabarruj

Wanita-wanita yang melakukan Tabarruj berlomba-lomba menggunakan perhiasan yang diharamkan untuk menarik perhatian kepadanya. Sesuatu yang justru akan merusak akhlak dan harta serta menjadikan wanita sebagai barang hina yang diperjualbelikan, dan di antara bahayanya adalah:
1. Rusaknya akhlak kaum lelaki khususnya para pemuda yang terdorong melakukan zina yang diharamkan ini.
2. Memperdagangkan wanita sebagai sarana promosi atau untuk meningkatkan usaha perdagangan dan sebagainya.
3. Mencelakan diri wanita sendiri, karena Tabarruj itu menunjukkan niat jelek dari apa yang ia suguhkan untuk menggoda orang-orang jahat dan bodoh.
4. Tersebarnya penyakit, seperti sabda Rasulullah SAW:
(( لَمْ تَظْهَرِ الفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إلاَّ فَشَا فِيهِمُ الطَّاعُونُ وَالأوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ فِي أسْلاَفِهِمُ الَّذِينَ مَضَوْا ))
“Tidaklah suatu perbuatan zina itu nampak pada suatu kaum hingga mereka mengumumkannya kecuali akan tersebar di antara mereka penyakit menular dan penyakit-penyakit lain yang belum pernah ada pada orang-orang dulu.”
5. Mempermudah mata melakukan maksiat, Rasulullah SAW bersabda: “Kedua mata zinanya adalah melihat.” Serta menyulitkan ketaatan ghadhul bashar (menundukkan pandangan) yang merupakan sesuatu yang lebih berbahaya dari ledakan bom atom dan gempa bumi. Allah SWT berfirman: “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu dengan sehancur-hancurnya.” (Q.S. Al-Isra’: 16)
Dalam hadits juga disebutkan:
((إنَّ النَّاسَ إذَا رَأَوْا المُنْكَرَ فَلَمْ يُغَيِّرُوهُ أوْشَكَ أنْ يَعُمَّهُمُ اللهُ بِعَذَابٍ))
“Sesungguhnya manusia bila melihat kemungkaran dan tidak merubahnya, dikhawatirkan Allah akan menimpakan mereka adzab.”

Wahai ukhti muslimah! Tidakkah anda memperhatikan hadits nabi SAW: “Buanglah duri dari jalan kaum muslimin.” Dan bila membuang duri dari jalan termasuk cabang iman, maka duri manakah yang lebih berat, batu di jalan atau fitnah yang merusak hati, menerbangkan akal dan menyebarkan kekejian di antara orang-orang mu’min.
Sesungguhnya tidaklah seorang lelaki muslim terkena fitnah pada hari ini karena anda yang telah memalingkannya dari mengingat Allah dan menghalanginya dari jalan yang lurus -padahal anda sanggup mencegahnya dari fitnah itu- kecuali di hari esok nanti Allah akan menghukum anda dengan adzab yang sangat pedih.
Segeralah taat kepada Allah, tinggalkan kritikan dan ejekan manusia, karena perhitungan Allah kelak sangat ketat.
Beberapa syarat hijab yang harus terpenuhi:
1. Menutupi seluruh anggota tubuh wanita -berdasarkan pendapat yang paling rojih.
2. Hijab itu sendiri pada dasarnya bukan perhiasan.
3. Tebal dan tidak tipis atau trasparant.
4. Longgar dan tidak sempit atau ketat.
5. Tidak memakai wangi-wangian.
6. Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
7. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
8. Tidak bermaksud memamerkannya kepada orang-orang. 

Jangan berhias terlalu berlebihan

Bila anda memperhatikan syarat-syarat tersebut di atas akan nampak bagi anda bahwa banyak di antara wanita-wanita sekarang ini yang menamakan diri sebagai wanita berjilbab, padahal pada hakekatnya mereka belum berjilbab. Mereka tidak menamakan jilbab dengan nama yang sebenarnya. Mereka menamakan Tabarruj sebagai hijab dan menamakan maksiat sebagai ketaatan.

Musuh-musuh kebangkitan Islam berusaha dengan sekuat tenaga menggelincirkan wanita itu, lalu Allah menggagalkan tipu daya mereka dan meneguhkan orang-orang Mu’min di atas ketaatan kepada Tuhannya. Mereka memanfaatkan wanita itu dengan cara-cara kotor untuk memalingkannya dari jalan Tuhan dengan memproduksi jilbab dalam berbagai bentuk dan menamakannya sebagai “jalan tengah” yang dengan itu ia akan mendapatkan ridha Tuhannya -sebagaimana pengakuan mereka- dan pada saat yang sama ia dapat beradaptasi dengan lingkungannya dan tetap menjaga kecantikannya. 

Kami Dengar lalu Kami Ta’ati (sami’na wa atha’na)

Seorang muslim yang jujur akan menerima perintah Tuhannya dan segera menerjemahkannya dalam amal nyata, karena cinta dan perhomatannya terhadap Islam, bangga dengan syariat-Nya, mendengar dan taat kepada sunnah nabi-Nya dan tidak peduli dengan keadaan orang-orang sesat yang berpaling dari kenyataan yang sebenarnya, serta lalai akan tempat kembali yang ia nantikan.

Allah menafikan keimanan orang yang berpaling dari ketaatan kepada-Nya dan kepada rasul-Nya:
} وَيَقُولُونَ آمَنَّا بِاللهِ وَبِالرَّسُولِ وَأَطَعْنَا ثُمَّ يَتَوَلَّى فَرْيقٌ مِنْهُمْ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ وَمَا أُولَئِكَ بِالمُؤْمِنِينَ (47) وَإذَا دُعُوا إلَى اللهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ إذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ مُعْرِضُونَ (48) {
“Dan mereka berkata: “Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami menaati (keduanya).” Kemudian sebagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya, agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang.” (Q.S. An-Nur: 47-48)
Firman Allah yang lain:
} إنَّمَا كاَنَ قَوْلَ المُؤْمِنِينَ إذَا دُعُوا إلَى اللهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ المُفْلِحُونَ (51) وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللهَ وَيَتَّقِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الفَائِزُونَ (52) {
“Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan: “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapatkan kemenangan.” (Q.S. An-Nur: 51-52)
Dari Shofiyah binti Syaibah berkata: “Ketika kami bersama Aisyah ra, beliau berkata: “Saya teringat akan wanita-wanita Quraisy dan keutamaan mereka.” Aisyah berkata: “Sesungguhnya wanita-wanita Quraisy memiliki keutamaan, dan demi Allah, saya tidak melihat wanita yang lebih percaya kepada kitab Allah dan lebih meyakini ayat-ayat-Nya melebihi wanita-wanita Anshor. Ketika turun kepada mereka ayat: “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (Q.S. An-Nur: 31) Maka para suami segera mendatangi istri-istri mereka dan membacakan apa yang diturunkan Allah kepada mereka. Mereka membacakan ayat itu kepada istri, anak wanita, saudara wanita dan kaum kerabatnya. Dan tidak seorangpun di antara wanita itu kecuali segera berdiri mengambil kain gorden (tirai) dan menutupi kepala dan wajahnya, karena percaya dan iman kepada apa yang diturunkan Allah dalam kitab-Nya. Sehingga mereka (berjalan) di belakang Rasulullah SAW dengan kain penutup seakan-akan di atas kepalanya terdapat burung gagak.” 

Sholawat dan salam semoga tercurah atas nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

sumber: Marhadi Muhayar, Lc., M.A.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 19, 2010 in mawas diri

 

manfaat hijab bagi kaum hawa

 

hijab

Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan dalam hukum Islam perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya, agar dapat menjaga kesuciannya, menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri). Inipun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sorotan mata.

Hijab Simbol Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya 

Allah SWT telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firman Allah SWT:

وَمَا كَانَ لمُؤْمِنٍ وَلاَ مُؤْمِنَةٍ إذاَ قَضَى اللهُ وَرَسُولُهُ أمْرًا أنْ يَكُونَ لهُمُ الخِيَرَةُ مِنْ أمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلاَلاً مُبِينًا
“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Q.S. Al-Ahzab: 36)
Allah SWT juga memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah SWT:
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا
“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31)
Allah SWT berfirman:
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلاَ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الجَاهِلِيَّةِ الأُولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)
Allah SWT berfirman:
} وَإذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ {
“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)
Allah SWT berfirman:
} يَا أيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ المُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ {
“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Rasulullah SAW bersabda: “Wanita itu aurat” maksudnya adalah bahwa ia harus menutupi tubuhnya. 

Hijab itu ‘iffah

Allah SWT menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat).

Allah SWT berfirman:
} ياَ أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ المُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أدْنَى أنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ {
“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)
Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), “karena itu mereka tidak diganggu”. Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa fitnah dan kejahatan bagi mereka. 

Hijab itu kesucian

Allah SWT berfirman:

} وَإذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ {
Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)
Allah SWT menyifati hijab sebagai kesucian bagi hati orang-orang mu’min, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak melihat maka hatipun tidak berhasrat. Pada saat seperti ini, maka hati yang tidak melihat akan lebih suci. Ketiadaan fitnah pada saat itu lebih nampak, karena hijab itu menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya, Allah SWT berfirman:
} فَلاَ تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ {
“Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (Q.S. Al-Ahzab: 32) 

Hijab itu pelindung

Rasulullah SAW bersabda:
((إنَّ اللهَ حَيِيٌّ سَتِيرٌ يُحِبُّ الحَيَاءَ وَالسِّتْرَ))
“Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan perlindungan”
Sabda beliau yang lain:
(( أيَّمَا اِمْرَأَةٍ نَزَعَتْ ثِيَابَهَا في غَيْرِ بَيْتِهَا خَرَقَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَنْهَا سِتْرَهُ))
“Siapa saja di antara wanita yang melepaskan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah Azza wa Jalla telah mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya.”
Jadi balasannya setimpal dengan perbuatannya.

Hijab itu taqwa

Allah SWT berfirman:
} ياَ بَنِي آدَمَ قَدْ أنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْءَاتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ {
“Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.” (Q.S. Al-A’raaf: 26)

· Hijab itu iman

Allah SWT tidak berfirman kecuali kepada wanita-wanita beriman: “Dan katakanlah kepada wanita yang beriman.” (Q.S. An-Nur: 31). Allah SWT juga berfirman: “Dan istri-istri orang beriman.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)

Dan ketika wanita-wanita dari Bani Tamim menemui Ummul Mu’minin, Aisyah ra dengan pakaian tipis, beliau berkata: “Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.” 

· Hijab itu haya’ (rasa malu)

Rasulullah SAW bersabda:
((إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاءُ))
“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.”
Sabda beliau yang lain:
“Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga.”
Sabda Rasul yang lain:
((الحَيَاءُ وَالإيمَانُ قُرِنَا جَمِيعًا ، فَإنْ رُفِعَ أحَدُهُمَا رُفِعَ الآخَرُ))
“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”

· Hijab itu ghirah (perasaan cemburu)

Hijab itu selaras dengan perasaan cemburu yang merupakan fitrah seorang laki-laki sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju kepada istri dan anak wanitanya. Berapa banyak peperangan terjadi pada masa Jahiliyah dan masa Islam akibat cemburu atas seorang wanita dan untuk menjaga kehormatannya. Ali bin Abi Thalib ra berkata: “Telah sampai kepadaku bahwa wanita-wanita kalian berdesak-desakan dengan laki-laki kafir orang ‘ajam (non Arab) di pasar-pasar, tidakkah kalian merasa cemburu? Sesungguhnya tidak ada kebaikan pada seseorang yang tidak memiliki perasaan cemburu.”


 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 19, 2010 in mawas diri

 

pengabdiyan dan cinta

THE BIGEST LOVE
‘TILL THE END OF THE WORLD

al furqan

Cinta, di banyak waktu dan kesempatan orang berbeda dalam mengartikannya. Manusia tidak jatuh ke dalam cinta juga tidak keluar darinya. Namun, manusia tumbuh dan besar dalam cinta. Cinta, laksana air yang terus mengalir menyusuri hamparan bumi, ia ibarat udara yang mengisi ruang-ruang kosong.

Cinta, membawa sesuatu menjadi lebih baik, membawa kita untuk berbuat lebih sempurna. Cinta juga mengajarkan kepada kita bagaimana arti sebuah pengorbanan dan memahami betapa besar kekuatan yang dihasilkannya. Dengan cinta dunia yang penat ini terasa indah. Ia juga mengajarkan kepada kita bagaimana caranya harus jujur dan berkorban, memberi dan menerima, melepas dan mempertahankan.
Telah banyak tinta sejarah mencatat kisah-kisah yang menggambarkan betapa dahsyatnya kekuatan cinta. Badung Bondowoso, tidak tanggung-tanggung membangunkan seluruh jin dari tidurnya dan membangun seribu candi untuk Lorojongrang seorang. Sangkuriang pun tak kalah dahsyatnya, diukirnya tanah menjadi telaga dengan perahu yang megah dalam semalam demi Dayang Sumbi terkasih, yang ternyata ibunya sendiri. Di India, Tajmahal bangunan yang maha megah juga didirikan karena cinta. Di setiap jengkal marmer bangunannya terpahat nama kekasih, buah hati sang raja. Bisa jadi, semua kisah besar dunia, berawal dari cinta.
Cinta adalah kaki-kaki yang melangkah membangun samudra kebaikan. Cinta adalah tangan-tangan yang merajut hamparan permadani kasih sayang. Cinta adalah hati yang selalu berharap dan mewujudkan dunia dan kehidupan yang lebih baik. Dan Islam tidak saja mengagungkan cinta tapi memberikan contoh konkrit dalam kehidupan, lewat kehidupan manusia mulia, Rasulullah tercinta.
Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat kehidupan Rasul-Nya.
Pagi itu, meski langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya. Pagi itu Rasulullah dengan suara terbata-bata memberikan petuah, “Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal kepada kalian, Sunnah dan Alquran. Barang siapa mencinta sunnahku, berarti mencintai aku, dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan bersama-sama masuk surga bersama aku.”
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu-persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafasnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. “Rasulullah akan meninggalkan kita semua“, desah hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir usai menyelesaikan menunaikan tugasnya. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadlal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar saat itu, seluruh yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu jika mungkin.
Matahari kian meninggi, tetapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat yang membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang yang berseru mengucapkan salam.
“Bolehkah saya masuk?“ tanyanya.
Tapi Fathimah tidak mengizinkanya masuk.
“Maafkanlah, Ayahku sedang demam”, kata Fathimah yang membalikkan badannya dan menutup pintu.
Kemudian dia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fathimah, “Siapakah itu wahai anakku?“
“Tak tahulah aku ayah, sepertinya baru kali ini aku melihatnya”, tutur Fathimah lembut.
Lalu Rasulullah memandang putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan satu-satu bagian wajahnya seolah hendak dikenang.
“Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia, dialah Malaikat Maut”, kata Rasulullah.
Fathimah pun menahan ledakan tangis. Malaikat Maut sama menghampiri, tetapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut menyertai. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit menyambut ruh kekasih Allah.
“Jibril apa hakku nanti dihadapan Allah nanti?“ tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah.
“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malikat telah menanti ruhmu. Semua surga telah terbuka lebar menanti kedatanganmu”, kata Jibril.
Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
“Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” tanya Jibril lagi.
“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib ummatku kelak?” Rasulullah balik bertanya.
“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah. Aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku : ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali ummat Muhammad telah berada di dalamnya”, kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat saat Malaikat Maut melakukan tugasnya. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.
“Jibril, betapa sakitnya sakarotul maut ini”, lirih Rasulullah mengaduh.
Fathimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka.
“Jijikah engkau melihatku sehingga kau palingkan wajahmu, Jibril?” tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu.
“Siapakah yang tega melihat kekasih Allah direnggut ajal”, kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak tertahankan lagi.
“Ya, Allah dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan kepada ummatku”, rintih Rasulullah menahan sakit yang tak terkira.
Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya.
“Uushikum bi sholati wa maa malakat aiy manukum, peliharalah sholat dan santuni orang-orang lemah diantaramu”, desahnya.
Di luar pintu, tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fathimah menutupkan tangan di wajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
“Ummatii….ummatii…ummatii .. (umatku… umatku….) ”
Dan putuslah kembang hidup manusia mulai itu. 

KINI MAMPUKAH KITA MENCINTAI BELIAU
BESERTA AJARANNYA
SEPERTI BELIAU MENCINTAI KITA(UMMATNYA)?

sumber: Marhadi Muhayar, Lc., M.A.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 19, 2010 in tausiyah